Logo Header Antaranews Sultra

BGN klarifikasi menu MBG lele dan tempe marinasi viral di Pamekasan Jawa Timur

Rabu, 11 Maret 2026 09:59 WIB
Image Print
Menu MBG lele dan tempe marinasi yang dilengkapi dengan buah naga, susu full cream, roti, pizza, telur rebus, susu full cream, serta buah naga yang dibagikan oleh SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan, Jawa Timur, pada Senin (9/3/2026). ANTARA/HO-BGN.

Jakarta (ANTARA) - Badan Gizi Nasional (BGN) mengklarifikasi terkait video viral yang menampilkan menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu sekolah di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, pada Senin (9/3) berupa lele dan tempe marinasi.

Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang menjelaskan, berdasarkan laporan lapangan paket makanan yang disiapkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebenarnya terdiri dari beberapa komponen menu, yakni lele marinasi, tahu dan tempe ungkep, roti pizza, telur rebus, susu full cream, serta buah naga.

"Berdasarkan laporan yang kami terima, menu yang disiapkan SPPG sebenarnya lengkap. Namun dalam video yang beredar hanya terlihat sebagian menu karena pihak sekolah menolak mengeluarkan paket makanan dari kendaraan distribusi," kata Nanik di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan, video yang beredar hanya menampilkan sebagian menu sehingga memunculkan persepsi yang tidak utuh mengenai makanan yang disiapkan oleh SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan.

BGN mematikan setiap menu dalam Program MBG disusun dengan memperhatikan keseimbangan gizi serta standar keamanan pangan, oleh karena itu, setiap laporan atau polemik di lapangan akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dan evaluasi guna memastikan pelayanan kepada penerima manfaat tetap berjalan optimal.

"Program MBG menempatkan keamanan pangan dan kualitas gizi sebagai prioritas utama. Kami terus melakukan pemantauan serta evaluasi agar seluruh proses penyiapan hingga distribusi makanan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan," ujar Nanik.

Sementara itu, Ahli Gizi SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan, Fikri Kuttawakil, menjelaskan bahwa penggunaan lele marinasi dalam menu MBG memiliki pertimbangan gizi dan ketahanan pangan.

"Mengapa kami menggunakan lele marinasi? Pertama, untuk mencegah berkurangnya gizi di lele itu dan menambah protein di hari itu. Ketika dimarinasi, lele juga bisa bertahan sampai satu hari," kata Fikri.

SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan diketahui melayani total 3.329 penerima manfaat, yang terdiri dari siswa SMA/SMK/MA, SMP/MTs, PAUD/TK, SLB, tenaga pendidik, serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di wilayah tersebut.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BGN klarifikasi menu MBG lele dan tempe marinasi viral di Pamekasan



Pewarta :
Editor: Zabur Karuru
COPYRIGHT © ANTARA 2026