Paus terdampar di Kolaka
- 03 March 2026 20:48 WIB
Asisten 2 Provinsi Sulawesi Tenggara Yuni Nurmakawati (dari kiri), Presiden Serikat Pekerja Aneka Tambang (Sepakat) Abdul Sadat, Ketua Umum Sepakat Angga Dewan Tartana berdialog usai pembukaan musyawarah kerja di Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (3/3/2023). Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergisitas antara unsur pemerintah dengan Konfederasi serikat pekerja dan serikat buruh khususnya dalam bidang Pengawasan Ketenagakerjaan di PT Antam Tbk. ANTARA FOTO/Jojon.ANTARA FOTO/JOJON (ANTARA FOTO/JOJON)
Senior Manager Human Capital dan CRS UBPN Kolaka PT Antam Tbk Ridho Anggoro (dari kiri), Asisten 2 Provinsi Sulawesi Tenggara Yuni Nurmakawati dan Presiden Serikat Pekerja Aneka Tambang (Sepakat) Abdul Sadat berdialog usai pembukaan musyawarah kerja di Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (3/3/2023). Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergisitas antara unsur pemerintah dengan Konfederasi serikat pekerja dan serikat buruh khususnya dalam bidang Pengawasan Ketenagakerjaan di PT Antam Tbk. ANTARA FOTO/Jojon.ANTARA FOTO/JOJON (ANTARA FOTO/JOJON)
Senior Manager Human Capital dan CRS UBPN Kolaka PT Antam Tbk Ridho Anggoro (kanan) memberikan selakat PT Antam Tbk ke Asisten 2 Provinsi Sulawesi Tenggara Yuni Nurmakawati (kiri) saat pembukaan musyawarah kerja di Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (3/3/2023). Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergisitas antara unsur pemerintah dengan Konfederasi serikat pekerja dan serikat buruh khususnya dalam bidang Pengawasan Ketenagakerjaan di PT Antam Tbk. ANTARA FOTO/Jojon.ANTARA FOTO/JOJON (ANTARA FOTO/JOJON)