
DJPb Sultra: Belanja negara capai Rp5,3 triliun per Maret 2026

Kendari (ANTARA) - Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 di wilayah Bumi Anoa mencapai Rp5,3 triliun per 31 Maret 2026.
Kepala Kanwil DJPb Kemenkeu Sultra Iman Widhiyanto di Kendari, Rabu, mengatakan bahwa kinerja belanja negara tersebut menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan, yakni sebesar 33,38 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, 2025.
"Realisasi belanja APBN regional kita hingga akhir triwulan pertama ini sudah mencapai 25,37 persen dari total pagu yang ditetapkan," kata Iman Widhiyanto.
Menurut Iman Widhiyanto, akselerasi belanja di awal tahun ini didorong oleh kebijakan pemerintah yang tidak lagi memberlakukan efisiensi anggaran seperti pada awal tahun 2025.
Selain itu, realisasi ini didukung oleh penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) berupa Dana Alokasi Umum (DAU) Block Grant sebesar Rp703 miliar.
"Secara rinci, Belanja Pemerintah Pusat tercatat sebesar Rp1,42 triliun. Porsi terbesar dialokasikan untuk belanja pegawai senilai Rp937,33 miliar, disusul belanja barang Rp323,72 miliar, belanja modal Rp164,78 miliar, dan bantuan sosial sebesar Rp1,41 miliar.
Sementara itu, untuk penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) hingga 31 Maret 2026 telah mencapai Rp3,91 triliun atau 28,75 persen dari alokasi.
"Komponen TKD yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah DAK Nonfisik yang tumbuh 65,81 persen, diikuti Dana Bagi Hasil dan Dana Alokasi Umum," jelas Iman Widhiyanto.
Namun, Iman Widhiyanto juga mencatat bahwa penyaluran Dana Desa masih mengalami kontraksi sebesar 76,51 persen dibandingkan tahun lalu karena petunjuk teknis yang baru terbit pada bulan Maret, sehingga proses pencairan oleh desa-desa masih berjalan bertahap.
Dengan realisasi belanja yang terjaga positif ini, DJPb Sultra berharap dapat terus mendorong akselerasi ekonomi regional menuju kedaulatan pangan, energi dan ekonomi di Sulawesi Tenggara.
Pewarta : La Ode Muh. Deden Saputra
Editor:
Zabur Karuru
COPYRIGHT © ANTARA 2026
