
Pelabuhan Torobulu layani penyeberangan ribuan pemudik tujuan Muna dalam sehari

Kendari (ANTARA) - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelabuhan Torobulu mencatat ribuan unit kendaraan pemudik telah diseberangkan menuju Pelabuhan Tampo Kabupaten Muna dan Pelabuhan Tondasi Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara (Sultra), dalam sehari.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelabuhan Torobulu Ferima saat dihubungi di Kendari, Kamis, mengatakan bahwa volume kendaraan yang melintas di pelabuhan penghubung daratan Sulawesi dan Pulau Muna ini mengalami peningkatan signifikan sejak tiga hari terakhir.
"Rata-rata dalam tiga hari ini, jumlah kendaraan roda dua yang kami berangkatkan mencapai dua ribu unit lebih. Untuk saat ini saja, kepadatan masih terlihat dengan antrean roda dua sekitar 600 unit dan roda empat sekitar 200 unit," ujar Ferima.
Ia menjelaskan, teknis pemuatan kendaraan dilakukan secara maksimal menggunakan empat unit armada kapal yang bersiaga. Untuk kapal milik ASDP, satu kali trip mampu memuat 13 hingga 15 unit mobil dan sekitar 80 unit motor.
Sementara kapal swasta memiliki kapasitas lebih besar, yakni 25 hingga 30 unit mobil serta 150 sampai 180 unit motor per trip.
"Jika diakumulasikan dalam sehari dengan jadwal yang ada, total kendaraan yang menyeberang bisa mencapai angka seribuan lebih," ucapnya.

Ferima mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu hasil sidang isbat pemerintah sembari terus mengoperasikan seluruh armada yang disiapkan untuk mengantar para pemudik ke kampung halaman.
Dia menjelaskan, jika Idul Fitri ditetapkan jatuh pada Jumat (20/3), maka layanan loket akan ditutup sementara pada Kamis pukul 00.00 Wita, dan dibuka kembali pada Jumat pukul 10.00 Wita, usai pelaksanaan Salat Idul Fitri.
"Namun jika lebaran jatuh pada tanggal 21 Maret, maka operasional besok malam baru akan kami tutup sementara. Meski loket ditutup saat salat Id, petugas kami tetap bersiaga di tempat kerja," jelasnya.
Di tengah kepadatan arus mudik ini, dia mengaku terharu melihat antusiasme masyarakat yang rela mengantre demi berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.
"Melihat semangat masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman, kami pun tetap semangat memberikan pelayanan maksimal meski harus tetap bekerja di hari raya," tambah Ferima.
Pewarta : La Ode Muh. Deden Saputra
Editor:
Zabur Karuru
COPYRIGHT © ANTARA 2026
