Logo Header Antaranews Sultra

Pemprov Sultra dan Kemenhub fasilitasi 13.750 warga mudik gratis Lebaran 2026

Selasa, 17 Maret 2026 17:48 WIB
Image Print
Masyarakat yang menikmati fasiltias mudik gratis Pemprov Sultra dan Kemenhub saat hendak masuk ke kapal di Pelabuhan Nusantara Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (17/3/2026). (ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra)

Kendari (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) berkolaborasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memfasilitasi 13.750 warga untuk pulang ke kampung halaman melalui program mudik gratis menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/Lebaran 2026.

Gubernur Sultra Andi Sumangerukka di Kendari, Selasa, mengatakan bahwa program ini telah menjadi agenda tahunan pemerintah daerah sebagai bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat.

Meski diakui masih terdapat berbagai keterbatasan, ia berkomitmen agar warga Sultra dapat pulang ke kampung halaman dengan perasaan aman dan bahagia.

"Kami memprogramkan kegiatan ini setiap tahun untuk memudahkan pemudik sampai di kampung halaman. Program ini sepenuhnya gratis, tidak ada pungutan biaya apa pun," kata Andi Sumangerukka saat melepas keberangkatan ratusan peserta program tersebut di Pelabuhan Nusantara Kendari.

Da menyebutkan bahwa fasilitas tersebut tidak hanya disediakan untuk arus mudik, namun juga mencakup arus balik bagi seluruh peserta.

"Fasilitas ini berlaku untuk berangkat dan kembali. Kami memfasilitasi perjalanan pergi dan pulang bagi masyarakat," ujarnya.

Gubernur Sultra saat menggunting pita tanda diresmikan keberangkatan masyarakat yang menikmati fasilitas mudik gratis Pemprov Sultra di Pelabuhan Nusantara Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (17/3/2026). (ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra)

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sultra Rajulan mengungkapkan bahwa tahun 2026 merupakan tahun kedua pelaksanaan kolaborasi antara Pemprov Sultra dan Kemenhub dengan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi.

Selain kuota belasan ribu penumpang, program ini juga mengakomodasi pengangkutan kendaraan pribadi milik warga untuk memudahkan mobilitas di kampung halaman.

"Selain penumpang, program ini juga melayani pengangkutan 1.030 unit kendaraan roda dua melalui berbagai rute, baik jalur laut maupun darat," jelas Muhammad Rajulan.

Adapun sejumlah rute strategis yang dilayani meliputi lintas Kendari-Raha, Kendari-Baubau, Torobulu-Tampo, Kendari-Langara, Kendari-Wanci, hingga lintas Baubau-Waara.

Muhammad Rajulan menambahkan bahwa keberhasilan program ini merupakan wujud komitmen Gubernur Sultra dalam meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah dan warga Sultra.



Pewarta :
Editor: Zabur Karuru
COPYRIGHT © ANTARA 2026