Kendari (ANTARA) - Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I TPI Kendari resmi memperkenalkan inovasi berbasis digital bertajuk IKENI LAPAK, sebuah sistem pelayanan paspor modern yang dirancang untuk memangkas waktu proses, memperluas akses, dan meningkatkan kenyamanan masyarakat Sulawesi Tenggara.
Kepala Kanim Kelas I TPI Kendari Muhammad Novrian Jaya, menjelaskan inovasi ini merupakan bagian dari transformasi digital Direktorat Jenderal Imigrasi dan selaras dengan kebijakan nasional.
"IKENI LAPAK hadir sebagai bentuk komitmen kami untuk menghadirkan layanan yang lebih cepat, mudah, dan akuntabel. Kami ingin memastikan pelayanan paspor tidak hanya efisien, tetapi juga transparan dan selaras dengan kebutuhan masyarakat," kata Novrian.
Aplikasi IKENI LAPAK memungkinkan pemohon paspor melakukan sejumlah layanan secara digital, mulai dari informasi, penjadwalan, hingga pelacakan proses permohonan. Inovasi ini sejalan dengan arah kebijakan Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya poin Penguatan pembangunan SDM dan Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada poin Penguatan layanan keimigrasian berbasis digital.
Sementara itu, Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian, Abdul Aziz Tri Priyambodo menyampaikan dampak inovasi ini bagi efisiensi layanan di wilayah kerja Imigrasi Kendari yang mencakup 1 kota dan 8 kabupaten.
"Dengan IKENI LAPAK berbasis digital, masyarakat tidak perlu lagi menempuh perjalanan 7–8 jam untuk layanan paspor. Ini memangkas biaya, waktu, dan energi. Karena negara hadir di mana pun rakyat berada," jelas Aziz.
Ia menambahkan, pemanfaatan teknologi digital ini diharapkan mempercepat proses pelayanan, memperkuat akurasi data, dan memastikan bahwa masyarakat tidak perlu menunggu lama atau datang berulang kali ke kantor imigrasi.
Peluncuran layanan ini mendapat sambutan positif dari pemerintah daerah, yang melihat IKENI LAPAK sebagai solusi nyata penguatan pelayanan publik berbasis digital di Sultra.
Di tempat yang sama, Kabid Ideologi, Wawasan Kebangsaan, Bela Negara dan Karakter Bangsa Badan Kesbangpol Kabupaten Kolaka Soni Kurniawan, menyebut IKENI LAPAK sebagai terobosan nyata bagi masyarakat daerah.
"Sebelumnya masyarakat harus menempuh perjalanan jauh hingga 8 jam hanya untuk mengurus dokumen keimigrasian. Kini jauh lebih praktis dan efisien. Kehadiran IKENI LAPAK berbasis digital sangat membantu masyarakat khususnya Kabupaten Kolaka. Semoga kolaborasi ini terus terjalin," ucap Soni.

