Logo Header Antaranews Sultra

Ditjenpas dan Pemprov tanam 5 ribu pohon kelapa di seluruh Lapas dan Rutan Sultra

Selasa, 9 September 2025 13:12 WIB
Image Print
Gubernur Andi Sumangerukka (kanan) bersama Kepala Kanwil Ditjenpas Sultra Sulardi (kiri) saat menanam pohon kelapa di halaman Lapas Kendari, Sulawesi Tenggara (9/9/2025). ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra.

Kendari (ANTARA) - Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jendral Pemasyarakatan (Ditjenpas) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) menanam 5 ribu pohon kelapa di seluruh Lapas dan Rutan se-Sulawesi Tenggara.

Gubernur Sultra Andi Sumangerukka saat ditemui di Kendari, Selasa, mengapresiasi kegiatan penanaman pohon kelapa yang dilaksanakan serentak di seluruh Sultra.

Menurutnya, selain untuk mendukung ketahanan pangan nasional, kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari program kemandirian warga binaan yang bertujuan mendorong pelestarian lingkungan dan mendukung upaya penanganan perubahan iklim.

"Yang kita tanam kelapa, Ditjenpas memang simbolnya kelapa karena kelapa itu mempunyai banyak fungsi dan di mana-mana dia bisa tumbuh, di mana-mana bisa bermanfaat, semuanya mulai dari batang, buah, dan semuanya, sekaligus ada bantuan sembako," kata Andi Sumangerukka.

Sementara itu, Kepala Kanwil Ditjenpas Sultra Sulardi menyampaikan jika hari ini pihaknya menanam kurang lebih 5 ribu bibit kelapa jenis Genjah. Jenis kelapa ini dipilih karena cenderung memiliki masa berbuah atau panen yang cukup singkat di banding jenis kelapa lain.

Gubernur Andi Sumangerukka (kiri) bersama Kepala Kanwil Ditjenpas Sultra Sulardi (kanan) saat diwawancarai di Lapas Kendari, Sulawesi Tenggara (9/9/2025). (ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra)

"Untuk program penanaman serentak di tahun ini, kami Kanwil Imigrasi dan Pemasyarakatan Sulawesi Tenggara menanam lima ribu pohon. Secara simbolis kita tanam di sini (Lapas Kendari), tapi nanti selanjutnya kita tanam di seluruh lahan-lahan kosong milik Lapas, Rutan dan Imigrasi yang ada di Sultra," ujar Sulardi.

Dia menjelaskan mengapa memilih menanam bibit kelapa di banding komoditas lain, menurutnya kelapa mempunyai filosofi yang sejalan dengan semboyan Pemasyarakatan.

"Filosofinya kenapa menanam kelapa, karena kelapa mempunyai banyak manfaat, mulai dari batang, buah, dan daunnya itu bisa dimanfaatkan semua. Bahkan akarnya pun bermanfaat. Nah, ini sejalan dengan semboyan kita di pemasyarakatan, yaitu bermanfaat untuk masyarakat," jelasnya.

Sulardi juga mengungkapkan jika sebelumnya pihaknya telah melakukan penanaman serentak berbagai komoditas, hal ini dilakukan sebagai komitmen dalam mewujudkan Astacita Presiden dan Wakil Presiden RI tentang ketahanan pangan nasional.

"Kita tahu sebenarnya seluruh Lapas dan Rutan di Indonesia sudah melaksanakan program ketahanan pangan, mulai dari menanam jagung, cabai, tomat, terong, semua kita tanam. Dan hari ini kita kembali menanam untuk komoditas kelapa," tambahnya.



Pewarta :
Editor: Zabur Karuru
COPYRIGHT © ANTARA 2026