Kendari (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), menggandeng 19 perusahaan dengan menyediakan 620 lowongan kerja pada Bursa Kerja 2025.
"Job fair yang dilaksanakan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Kendari itu membuka peluang bagi masyarakat Kota Kendari untuk memdapatkan pekerjaan, karena kegiatan ini diikuti 19 perusahaan," kata Wali Kota Kendari Siska Karina Imran saat mengunjungi Bursa Kerja 2025 di Kendari, Jumat.
Siska menjelaskan kegiatan bursa kerja merupakan upaya pemerintah kota untuk menekan angka pengangguran di Kota berjuluk Kota Lulo.
"Dengan adanya 'job fair' ini kita harapkan angka pengangguran di Kota Kendari berkurang," ujarnya.
Ia menambahkan ke depan kegiatan seperti ini terus dilaksanakan sehingga masyarakat Kota Kendari yang belum bekerja dan masuk dalam kategori pengangguran bisa mendapatkan pekerjaan.
"Kegiatan seperti ini untuk ke depan akan terus berlangsung," ucap Siska.

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Kendari Farida Agustina mengatakan bahwa dalam bursa kerja tersebut terdapat 620 lowongan kerja bagi masyarakat di Kota Kendari.
"Dari 19 perusahaan ini ada sekitar 620 lowongan kerja yang disediakan," kata Farida.
Farida menyebutkan bahwa 19 perusahaan itu bergerak di berbagai sektor, seperti perbankan, pertambangan, pekerja imigran, perhotelan, pembiayaan dan beberapa sektor jasa lainnya.
"Jadi, masyarakat Kota Kendari diharapkan tidak menyia-nyiakan kesempatan ini," jelasnya.
Adapun 19 perusahaan di burka kerja tersebut yaitu FIF Group Kendari, PT BFI Finance Indonesia Tbk, Bank BTPN Syariah, Indomaret, PT Akartha Mikro Fintek, PT Karunia Adi Sentosa, Sahid Azizah Hotel, PT PNM Kendari, PT Mutualplus Global Resources.
Selain itu PT Swakarya Insan Mandiri, CV Anugrah Bhakti Sentosa, Fortress, PT Carsurin Tbk, KreditPlus Kendari, PT Esta Dana Ventura, PT Borwita Citra Prima, BP3MI (Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia), PT Horizon Contruction Indonesia, PT Wahana Mega Putra Makassar.

