Kendari (ANTARA) - Pemerintah Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), secara resmi melepas pemberangkatan sebanyak 560 orang calon haji asal kota itu, Senin.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Kendari Maman Firmansyah di Kendari, Senin, meminta seluruh jamaah calon haji asal kota itu untuk selalu menjaga kesehatan fisik dan mental.
"Para jamaah juga agar selalu menata hati supaya ibadah haji semata-mata dilakukan hanya untuk Allah SWT," katanya.
Dia berharap kepada seluruh jamaah haji tersebut agar bisa melaksanakan seluruh rangkaian ibadah dengan baik dan sehat, sehingga bisa kembali ke tanah air khususnya Kota Kendari dalam keadaan sehat dan walafiat, serta meraih predikat haji yang mabrur
Ia mengimbau seluruh jamaah untuk selalu menjaga diri dan kekompakan dalam kelompok masing-masing, serta selalu menaati aturan yang telah ditetapkan oleh petugas.
"Kemudian tidak lupa pula mengutamakan keselamatan, kedamaian, dan mendoakan Kota Kendari agar semakin maju ke depan," ucap Maman.
Dia juga meminta para petugas haji yang telah diberikan tugas untuk selalu mendidik dan memberikan panduan kepada para jamaah dengan penuh tanggung jawab.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kendari Marni menyampaikan tahun ini jamaah calon haji asal Kota Kendari berjumlah 560 dari total kuota provinsi sebanyak 2.018 orang.
"Mereka akan terbagi dalam tiga kloter, yakni kloter 31, 35, dan kloter 36," ucap Marni.
Dalam kesempatan itu, para jamaah haji langsung diberikan uang saku masing-masing sebesar Rp1 juta per orang, dan Rp1,5 juta untuk jamaah kategori lanjut usia (lansia), sesuai janji Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka.
“Hari ini, kita juga akan menyerahkan uang saku yang diberikan oleh Gubernur Sultra, Rp1 juta per orang, khusus untuk lansia yang berjumlah 19 orang akan diberikan Rp1, 5 juta per orang,” jelasnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemkot Kendari lepas pemberangkatan 560 orang calon haji

