Fisip UHO Kendari pamerkan praktik hasil produk mahasiswa

id fisip

Fisip UHO Kendari pamerkan praktik hasil produk mahasiswa

Dekan Fisi UHO Kendari, Sultra Dr La Tarifu. (foto Antara/Azis Senong)

Kendari (ANTARA) - Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik (Fisip) Universita Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara menggelar kegiatan praktik produk para mahasiswa yang diberi nama 'business expo'

Dekan Fisip UHO, Dr La Tarifu di Kendari, Rabu mengatakan mengapresiasi kegiatan praktek bisnis yang dilakukan para mahasiswa khususnya jurusan administarasi bisnis angkatan 2016 yang bertujuan memberi pemahaman serta pengalaman bagi seluruh mahasiswa yang memiliki jiwa serta kegemaran untuk berwirausaha ke depan.

"Praktek bisnis ini merupakan salah satu mata kuliah wajib yang harus diprogram setiap mahasiswa jurusan administrasi bisnis dan syarat untuk maju ujian seminar hasil, juga harus tetap didorong karena selain menguasai ilmu tentang bisnis juga mampu menguasai prakteknya," kata La Tarifu.

Kegiatan praktek bisnis dengan tema "Membentuk jiwa entrepreneur mahasiswa yang dapat menciptakan usaha mandiri dan mampu bersaing di era revolusi industri 4.0," tutrnya.

Menurut Dekan Fisip UHO, dengan kegiatan ini, ke depanya mahasiswa dapat memberi motivasi jiwa entrepreneur kepada masyarakat dan bisa mandiri dalam berbisnis dan tidak selalu dimulai dari hal-hal besar melainkan dari yang kecil yang terpenting disiplin serta tertib.

Selain itu ia berharap, dengan mengikuti kegiatan ini mahasiswa mampu menghasilkan produk dan dapat bersaing di era revolusi 4.0, dan dapat menjadi wirausaha untuk membangkitkan perkembangan ekonomi masing-masing daerah. Kegiatan ini juga merupakan agenda tahunan untuk setiap alumni dari jurusan administrasi.

"Dari kegiatan ini diharapkan, mahasiswa mampu menghasilkan produk yang dapat menciptakan jiwa wirausaha dan membangkitkan perkembangan ekonomi masing-masing daerah agar orang tertarik untuk membuka usaha bisnis serta menghasilkan jasa kreatifitas dan menjadi bekal untuk diaplikasikan kepada masyarakat," jelasnya.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar