
Lima paslon Kota Baubau beradu program

Baubau (Antaranews Sultra) - Lima pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Baubau, Sulawesi Tenggara beradu program dalam debat publik pilkada daerah itu, Sabtu (12/5) malam.
Kelima paslon itu, yakni Roslina Rahim-La Ode Yasin diusung Partai Hanura dan PKB, AS Tamrin-La Ode Ahmad Monianse diusung PAN, Nasdem, Golkar dan PDIP, Wa Ode Maasra Manarfa-Ikhsan Ismail diusung PBB dan Gerindra, Yusran Fahim-Ahmad Arfa diusung Partai Demokrat, PPP dan PKS, dan Ibrahim Marsela-Ilyas melalui jalur perseorangan atau independen.
Paslon nomor urut 1, Roslina mengatakan, Baubau yang memiliki segala potensi dan sumber dayanya tentu membutuhkan pemimpin yang kuat dan mempunyai ide-ide cemerlang. Oleh karena itu, untuk mewujudkan visi misi dan program yang sudah tersusun siap untuk dilaksanakan.
"Dengan kondisi waktu 90 menit ini tidak cukup untuk menyampaikan apa yang ada didalam kepala kami, tetapi saya kira secara umum masyarakat sudah melihat. Oleh karena itu, kalau kami terpilih kami serius dan siap lahir batin untuk mengantarkan Baubau lebih nyaman,lebih sejahtera dan lebih berbudaya," ujar La Ode Yasin duet Roslina Rahim ini.
Paslon nomor 2, AS Tamrin mengatakan, sebagai petahana dirinya siap mengemban amanah untuk periode berikutnya. Bahkan ia sudah menyiapkan berbagai visi misi yang dicanangkan dalam mensejahterakan masyarakat.
"Dengan meletakan pada empat pilar pembangunan, yakni pembangunan sumber daya manusia, infrastruktur, pembangunan berbasis ekonomi kerakyatan dan untuk mencapai kesejahteraan itu tercipta tertib, aman, maju, populer, indah dan lancar (Tampil). Namun ini juga kami wujudkan dalam program atau konsep pengembangan terpadu dan terkoneksi," ujarnya.
Sementara, Paslon urut 3, Wa Ode Maasra Manarfa mengatakan, dalam memilih pemimpin kepala daerah tidak hanya saja visoner, tetapi harus mempunyai integritas, kredibilitas serta tegas dan santun sehingga daerah ini sebagai rumah kita bersama terus berkembang maju dan berdaya saing.
"Tuhan telah memberikan Baubau yang luar biasa, seharusnya kita bisa memaksimalkan. Kita punya benteng keraton dan pelabuhan serta bandara yang luar biasa yang menjadi salah satu penunjang dalam mensejahterakan masyarakat. Insya Allah, kalau masyarakat mempercayakan akan kami maksimalkan semua potensi ini," ujar Ikhsan, duet Maasra.
Paslon nomor 4, Yusran Fahim mengatakan,Baubau mempunyai permasalahan yang begitu banyak, sehingga untuk bagaimana membuat daerah ini lebih maju telah mewakafan diri bersama Ahmad (wakilnya) untuk kesejahteraan masyarakat yang lebih baik
"Saya terlahir dari seorang pengusaha dan Pak Ahmad dari birokrasi. Kami punya komitmen untuk bagaimana terhadap daerah ini. Tidak ada kata lain bahwa Baubau harus lebih baik dari hari ini. Oleh karenanya, ini adalah janji kami apabila kami terpilih," ujarnya.
Sedangkan, paslon nomor 5, Ibrahim Marsela mengatakan, majunya dipilkada Baubau merupakan dukungan dari komponen masyarakat atau "koalisi rakyat". Karena itu dia berharap kedepan harus melahirkan seorang pemimpin yang berutang sama rakyatnya dan harus dibayar lima tahun kedepan, bukan berutang sama lain-lain
"Kami sudah punya visi misi jelas yang sudah kami sampaikan dari rumah kerumah masyarakat. Kami hadir untuk menyelesaikan persoalan-persoalan agar masyarakat dapurnya berasap, kesehatan dan pendidikan anak sekolah bisa terjamin, sehingga angka penggguran secara bertahap bisa kita selesaikan," ujarnya.
Dalam debat publik yang disiarkan secara live di iNews TV dan dipandu presenter Yulfitri Nessa itu dihadiri Penjabat Walikota Baubau, Hado Hasina, Sekot Baubau, Roni Muhtar tokoh masyarakat, agama, pemuda, tokoh wanita dan masing-masing pendukung paslon sebanyak 50 orang.
Debat itu, ada empat penelis yakni, Prof Susanto Zuhdi (IU), Prof La Sara (Unhalu), Prof Sumbangan Baja (Unhas) dan Prof Dr Hasanuddin Bua (Unhalu). Para paslon dalam menjawab pertanyaan dari penelis maupun dalam sesi tanya jawab sesama paslon diberikan durasi waktu satu menit dan 30 detik.
Pewarta : Yusran
Editor:
Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2026
