
Stabil, harga daging sapi di Kendari

Kendari (Antaranews Sultra) - Harga daging sapi di sejumlah pasar induk maupun pasar tradisional di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, selama sepekan terakhir tergolong cukup stabil.
Keterangan yang diperoleh dari pedagang daging di pasar Mandonga, Baruga dan pasar Kota Lama, Rabu, harga daging Rp110.000 itu merupakan harga yang cukup stabil bila dibanding akhir 2017 yang berfluktuasi antara Rpo120.000 hingga Rp135.000 per kilogram bahkan lebih dari itu.
"Harga daging sapi hari ini cukup stabil dan persediaan di tingkat pedagang cukup tersedia," ujar Daeng Salam (45) pedagang sapi setempat.
Menurut Salam, harga daging biasnya melonjak bila ada perayaan hari-hari besar maupun kegiatan nasional yang terpusat di Kota Kendari, yang otomatis rumah makan khusus menjual daging maupun restoran terkadang langsung meminta dalam jumlah yang besar.
Dari pihak rumah potong hewan (RPH), dalam melakukan pemotongan tidak menambah jumlah yang dipotong dalam setiap harinya sehingga mempengaruhi harga daging seketika naik.
Sementara harga daging ayam broiler justru alami kenaikan dari Rp26.600 perkilogram atau Rp50.000-Rp52.500 per ekor kini naik menjadi Rp27.100 per kilogram atau Rp60.000 per ekor naik atau hampir 2 kilogram dalam satu ekor. Dan ayam kampung Rp68.000 per kilogram atau Rp100.000-Rp125.000 per ekornya.
Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Sultra, Muhammad Ali mengatakan selama sepekan terakhir harga daging cenderung stabil kecuali ayam potong dan ayam kampung mengalami kenaikan yang wajar.
Diakuinya bahwa dari belasan bahan pokok pangan yang setiap hari dicatat di Kota Kendari, ibu kota Provinsi Sultra, ada kebutuhan pokok yang naik dan ada yang justru turun.
"Naik maupun turunya harga bahan pokok dipasaran adalah hal biasa dan tidak menjadikan masalah bagi konsumen, sepanjang itu masih dalam batas yang wajar. Karena konsumen pun sudah tahu bahwa bila kondisi cuaca yang tidak menentu maka produk bahan pokok yang umumnya diantarpulaukan dari luar akan mempengaruhi hingga di tingkat pengecer," ujaranya.
Pewarta : Azis Senong
Editor:
Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2026
