
DBD Di Baubau Capai 96 Kasus

Baubau (Antara News) - Penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang menyerang masyarakat Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), selama Januari-Maret 2016 mencapai 96 kasus, tersebar di sejumlah kelurahan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau dr Edy Natsir di Baubau, Kamis, mengatakan, penyebaran DBD antara lain di Kelurahan Bukit Wolio Indah sebanyak 13 kasus, Bataraguru sembilan kasus, Baadia enam kasus, Kelurahan Katobengke, Wajo, Lamangga, dan Kadolo masing-masing lima kasus.
Ia mengatakan, sampai saat ini kasus DBD yang melanda masyarakat Kota Baubau tidak menimbulkan korban meninggal.
Menurut dia, munculnya kasus DBD tersebut dipengaruhi faktor musim penghujan, yang dalam beberapa beberapa bulan terakhir hujan turun dengan intensitas cukup tinggi, yang mendukung perkembangan nyamuk aedes aegypti.
"Kasus DBD ini disebabkan banyaknya tempat-tempat penampungan air yang tidak dibersihkan seperti drum, bak atau tempat penampungan air yang bisa menyebabkan penularan virus dengue berkembang," ujar Edy.
Untuk mencegah penyebaran DBD itu, kata dia, pihaknya menggalakkan kegiatan pengasapan (fogging), terutama di kawasan permukiman yang positif DBD atau wilayah yang rawan menimbulkan serangan nyamuk aedes aegypti.
"Kegiatan fogging kita lakukan pada kawasan yang sudah positif terserang DBD, karena di situ sudah pasti ada nyamuk aedes aegypti. Tapi kalau di wilayah yang tidak positif DBD, maka biar banyak nyamuk juga belum tentu ada nyamuk aedes aegepty, sehingga tidak wajib kami lakukan fogging," ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar membudayakan gerakan "4M", yakni menguras, menutup, mengubur, dan memantau penampungan air, sehingga tidak membiarkan tumbuh dan berkembangnya nyamuk aedes aegypti sebagai penular virus DBD.
"Jadi gerakan menguras, menutup dan mengubur serta memantau tempat perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti ini harus menjadi perhatian, agar kita bisa menekan tumbuhnya nyamuk penyebab DBD tersebut," ujarnya.
Pewarta : Yusran
Editor:
Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
