Tokoh: Papua Masih Membutuhkan Pemimpin Orang Asli

id sorong

          Sorong (Antara News) - Direktur Eksekutif Yayasan Oyo Papua, Samuel Bless, meminta kepada partai politik agar memberikan rekomendasi kepada orang asli Papua yang mencalonkan diri sebagai calon gubernur dan wagub Papua Barat pada Pilkada serentak 2017.

          "Partai politik harus menjalankan amanat undang-undang Otsus yang mengharuskan orang asli Papua menjadi gubernur dan wagub,"  kata Samuel Bless di Sorong, Kamis.

          Dia mengatakan, dinamika politik menjelang Pilkada serentak 2017 Provinsi Papua Barat sudah nampak memanas. Banyak tokoh sudah mendaftarkan diri kepada partai politik untuk didukung sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur.

          Oleh karena itu, kata dia, partai politik dalam melakukan seleksi calon Gubernur dan Wakil Gubernur harus mengutamakan calon orang asli Papua.

          "Entah berasal dari Pegunungan Arfak, Manokwari, Tambrauw, Sorong, Raja Ampat, Fakfak, Kaimana, Bintuni dan Wondama yang penting orang alsi Papua," katanya.

          Ia mengatakan, rekomendasi yang diberikan pula harus orang asli Papua yang bersih dari KKN serta mampu memajukan pembangunan dan masyarakat di Provinsi Papua Barat.

          Samuel mengajak seluruh komponen masyarakat di Provinsi Papua Barat untuk mendukung calon Gubernur dan Wakil Gubernur orang asli Papua.

          "Saya juga minta masyarakat Papua Barat untuk terus menjaga keamanan serta menyukseskan tahapan-tahapan Pilkada serentak 2017," katanya.
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar