
Pakar: Kearifan Budaya Harus Tetap Dipertahankan

Kendari (Antara News) - Guru Besar bidang Sejarah dan Sastra Daerah pada Universitas Halu Oleo Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Prof La Niampe mengatakan, untuk membentuk karakter pemuda suatu suatu bangsa diperlukan kearifan budaya lokal.
Sebab kearifan budaya lokal itu merupakan suatu produk dari akal budi manusia, yang memiliki nilai luhur untuk kemajuan bangsa tersebut.
"Kebudayaan itu memiliki nilai yang kompleks, dimana di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat, maka dari itu harus dipertahankan," ujar Prof La Niampe, di Kendari, Kamis.
Ia menambahkan, budaya telah dibentuk sebagai perilaku manusia dan diwariskan dari generasi ke generasi selanjutnya. Kebudayaan sangat erat kaitannya dengan masyarakat. Dalam pergiliran budaya antargenerasi dibutuhkan langkah yang tepat dalam memberikan pemahaman mengenai budaya kepada generasi muda sebagai penerus dan pewaris kebudayaan itu sendiri.
Menurutnya, budaya lokal memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter pemuda suatu bangsa, sebab terintegrasi kedalam seluruh kehidupan.
"Nilai-nilai luhur yang terkandung didalam kearifan budaya lokal dapat dijadikan pembentuk kepribadian bagi generasi muda penerus bangsa Indonesia. sebab di dalamnnya berfungsi sebagai filter (Penyaring-red) pola kehidupan bagi masyarakat," ujarnya.
Ia menambahkan, jangan sampai budaya lokal yang dimiliki bangsa ini terkikis oleh globalisasi, karena selain sebagai pembentuk kepribadian bangsa dan juga menjadi warisan leluhur.
"Budaya bangsa mewarisi nilai-nilai unggulan dari budaya-budaya lokal, dan bukan sebaliknya. Budaya-budaya lokal yang ada di Indonesia selanjutnya menjadi warisan budaya (cultural heritage) bagi bangsa Indonesia, ujarnya.
Ia menambahkan, untuk itu kita harus tetap mempertahankan. Sebagai warisan, budaya lokal merupakan hasil dari nilai budaya yang ada di Indonesia.
Menurut dia, dengan beragam wujud warisan budaya tersebut dapat memberi kita kesempatan untuk mempelajari kearifan lokal dalam mengatasi masalah-masalah yang dihadapi di masa lalu.
Dengan demikan, Lanjut guru besar bidang sejarah dan sastra daerah Universitas Halu Oleo itu, pemahaman terhadap kearifan lokal sebagai nilai-nilai budaya luhur bangsa dapat dimanfaatkan sebagai sumber pembentukan karakter pemuda.
Pewarta : La Ode Abdul Rahman
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
