
Irfan Calon Wisudawan UHO Ditemukan Tewas Mengenaskan

Kendari, 10/2 (Antara) - Irfan Eka Prasetia (24) mahasiswa Fakultas Ekonomi (Fekon) Universitas Haluoelo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang sebentar lagi akan mengikuti wisudah sarjana ditemukan tewas mengenaskan oleh warga setampat pada Minggu (9/2), sekitar pukul 15.30 Wita
"Korban Irfan ini, pada bulan April atau Mei 2014 mendatang akan mengikuti wisudah sarjana," kata kakak sepupuh korban, Aman di Kendari, Senin.
Korban ditemukan warga dalam keadan tak bernyawa itu di samping gedung Lendy Gym TWT, Kota Kendari, saat warga setempat hendak mencari barang-barang bekas di kawasan itu.
Warga awalnya tidak menyangka bila korban Irfan itu telah meninggal, namun untuk membuktikan bahwa korban meninggal dunia, mereka langsung melaporkan kejadian itu ke aparat Kepolisan Kemaraya Kendari.
Dari aparat Polsek Kemaraya yang dipimpin Kapolsek Kemaraya Iptu Tribuana Reseno langsung menerjunkan anggotanya ke lokasi tempat kejadian (TKP) untuk memastikan laporan masyarakat itu.
Setelah tiba di TKP, aparat membenarkan adanya mayat korban yang terbaring kaku dan sebagian tubunya tertutupi rerumputan.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, diduga ada indikasi yang mengarah pembunhan, karena sebagian tubuh korban ditemukan ada luka tusukan di bagian perut dan belakang korban," ujar Kapolsek usai korban divisum di Rumah Sakit Bhayangkara, Minggu (9/2) sekitar pukul 21:30 Wita.
Menurut Aman, korban yang juga adik sepupunya itu merupakan anak tertua dari lima bersaudara, ayahnya bernama La Doloma dan ibunya Wa ode Muliati (Almarhum).
"Setelah divisum oleh pihak rumah sakit milik Kepolisian Bhayangkara, dari pihak keluarga korban pada malam itu, atau sekitar pukul 23.30 Wita langsung membawa korban ke kampung halamannya di Desa Towulambe Kecamatan Tobea, Kabupaten Muna untuk dikebumikan.
Pewarta : oleh Azis Senong
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
