Kolaka (ANTARA) - Empat unit crane portal baru berkapasitas 40 ton per unit resmi beroperasi di Pelabuhan I PT IPIP Port Kolaka (Pelabuhan IPK) di Kelurahan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) guna meningkatkan kapasitas bongkar muat di kawasan industri tersebut.
Peresmian pengoperasian alat berat dengan radius kerja mencapai 40 meter tersebut dilakukan di area dermaga Pelabuhan IPK pada Jumat (22/5).
CEO PT Indonesia Pomalaa Industrial Park (IPIP), Ning Jiancheng, di Kolaka, mengatakan bahwa pengoperasian fasilitas baru ini merupakan langkah kunci pelabuhan untuk beralih dari tahap pembangunan infrastruktur sipil ke tahap pemanfaatan dan operasional penuh.
"Hal ini mencerminkan tekad strategis kawasan untuk beralih dari pengumpulan industri ke integrasi fungsional, serta menandakan kemampuan operasional terpadu pelabuhan telah meningkat ke level yang lebih tinggi," kata Ning Jiancheng.
Sebagai pelabuhan umum yang berfungsi melayani kawasan industri, fasilitas ini ke depan akan memikul tugas utama bongkar muat bahan baku, bahan penunjang, dan produk jadi.
Peresmian empat unit crane portal baru di Pelabuhan I PT IPIP Port Kolaka, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. (ANTARA/HO-PT IPIP)
Selain itu, pelabuhan ini juga menyediakan layanan kargo profesional dan efisien bagi perusahaan-perusahaan di dalam kawasan industri, demi mewujudkan sinergi antara pelabuhan dan kawasan.
Keempat unit portal crane berat tipe 40T/40M tersebut sebelumnya telah bersandar dengan aman pada 2 Mei lalu. Dengan kapasitas angkat terukur 40 ton per unit dan radius kerja mencapai 40 meter, kehadirannya diyakini akan meningkatkan efisiensi kerja pelabuhan secara signifikan sekaligus menandai era baru operasional peralatan di Pelabuhan IPK.
Sementara itu, perwakilan manajemen, Wei Xiaodong menekankan bahwa pengoperasian penuh pelabuhan ini merupakan hasil kerja keras seluruh pekerja konstruksi. Terlebih, pada Juni mendatang, pelabuhan diproyeksikan menghadapi puncak volume pekerjaan bulanan tertinggi sejak pertama kali beroperasi.
"Pengoperasian tepat waktu keempat crane portal ini akan memberikan dukungan kuat bagi perkembangan pesat Kawasan PT IPIP. Ini adalah awal yang baik untuk memastikan operasional pelabuhan semakin lancar," ujar Wei Xiaodong.
Di sisi lain, perwakilan kontraktor, Dai Ke menyampaikan bahwa selama proyek berlangsung, seluruh standar konstruksi dipatuhi dengan ketat. Berbagai tantangan di lapangan berhasil diatasi demi membangun fondasi gerbang logistik yang kokoh untuk perkembangan industri kawasan.
Foto bersama usai peresmian empat unit crane portal baru di Pelabuhan I PT IPIP Port Kolaka, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. (ANTARA/HO-PT IPIP)
Senada dengan itu, perwakilan pabrikan crane, Wang Bo Hong menyatakan bahwa keempat alat berat ini mengintegrasikan teknologi terbaru, di mana setiap tahapan mulai dari desain hingga pengiriman diawasi secara ketat.
"Penyerahan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari layanan. Kami akan sepenuhnya mendukung layanan pemeliharaan untuk memastikan peralatan beroperasi secara stabil dan efisien dalam jangka panjang," katanya.
Prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan pita bersama oleh perwakilan dari berbagai pihak. Dengan beroperasinya peralatan baru ini, Pelabuhan IPK siap mengusung citra baru untuk melayani kawasan industri, bersinergi dengan industri nasional, serta mendukung kelancaran logistik ekonomi dan perdagangan regional.