Bawaslu RI Rahmat Bagja minta daerah kompak bersinergi di Pilkada 2024
Kamis, 25 Juli 2024 13:03 WIB
Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja dalam Konsolidasi Nasional Evaluasi Dukungan Administrasi dan Teknis Kesekretariatan dalam Pengawasan Penyelenggaraan Pemilu 2024 di Batam, Kepulauan Riau, Rabu (24/7/2024). ANTARA/HO-Bawaslu RI.
Jakarta (ANTARA) - Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja meminta jajaran ketua dan anggota Bawaslu provinsi dan Bawaslu kabupaten/kota dapat bersinergi baik dalam penyelenggaraan Pemilihan Serentak 2024.
Hal ini untuk mendorong administrasi dan penyerapan anggaran yang dapat dipertanggungjawabkan.
"Tolong pimpinan secara terbuka ungkapkan isu yang relevan pada proses pemilu dan proses administrasi kepemiluan. Termasuk masalah keamanan, kecurangan, kekurangan dalam administrasi dan teknis," kata Bagja dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Menurutnya, koordinasi yang terbuka dan mengedepankan transparansi harus terus ditumbuhkan di lingkungan kerja Bawaslu.
Oleh karena itu, dia meminta tidak ada kerja-kerja yang terhambat karena adanya ketidakpatuhan dan keterbukaan terkait administrasi.
Bagja menyampaikan ada kemungkinan saat pilkada banyak program dan pengawasan yang dilakukan.
"Kami harapkan kita bisa melakukan dukungan pada sekretariat dengan baik dan juga pihak sekretariat membantu teman-teman ketua dan anggota," jelas laki-laki kelahiran Medan itu.
Sementara itu, Inspektorat Utama (Irtama) Bawaslu Rini Wartini meminta selain memberikan dukungan administrasi dan teknis, kesekretariatan juga harus memberikan dukungan laporan pertanggungjawaban yang benar dan akuntabel sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
"Saya berharap kira semua jajaran sekretariat memberikan dukungan administrasi dan teknis secara maksimal dengan memperhatikan ketentuan pengelolaan keuangan," jelas Rini.
"Kegiatan yang disusun harus memperhatikan tahapan Pemilihan Tahun 2024 harap berdiskusi lebih awal antara komisioner dengan jajaran sekretariat sehingga saling terbuka dan diharapkan tidak ada saling curiga," pungkasnya.
Hal ini untuk mendorong administrasi dan penyerapan anggaran yang dapat dipertanggungjawabkan.
"Tolong pimpinan secara terbuka ungkapkan isu yang relevan pada proses pemilu dan proses administrasi kepemiluan. Termasuk masalah keamanan, kecurangan, kekurangan dalam administrasi dan teknis," kata Bagja dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Menurutnya, koordinasi yang terbuka dan mengedepankan transparansi harus terus ditumbuhkan di lingkungan kerja Bawaslu.
Oleh karena itu, dia meminta tidak ada kerja-kerja yang terhambat karena adanya ketidakpatuhan dan keterbukaan terkait administrasi.
Bagja menyampaikan ada kemungkinan saat pilkada banyak program dan pengawasan yang dilakukan.
"Kami harapkan kita bisa melakukan dukungan pada sekretariat dengan baik dan juga pihak sekretariat membantu teman-teman ketua dan anggota," jelas laki-laki kelahiran Medan itu.
Sementara itu, Inspektorat Utama (Irtama) Bawaslu Rini Wartini meminta selain memberikan dukungan administrasi dan teknis, kesekretariatan juga harus memberikan dukungan laporan pertanggungjawaban yang benar dan akuntabel sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
"Saya berharap kira semua jajaran sekretariat memberikan dukungan administrasi dan teknis secara maksimal dengan memperhatikan ketentuan pengelolaan keuangan," jelas Rini.
"Kegiatan yang disusun harus memperhatikan tahapan Pemilihan Tahun 2024 harap berdiskusi lebih awal antara komisioner dengan jajaran sekretariat sehingga saling terbuka dan diharapkan tidak ada saling curiga," pungkasnya.
Pewarta : Narda Margaretha Sinambela
Editor : Faidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sepanjang tahun 2025, KPK laksanakan 11 OTT dan tangani 48 perkara gratifikasi
28 January 2026 12:40 WIB
Presiden Prabowo dorong terobosan atasi kekurangan lebih dari 100 ribu dokter
15 January 2026 11:56 WIB
Prabowo undang 1.200 guru besar sosial humaniora untuk dialog tertutup di Istana
15 January 2026 10:54 WIB
Terpopuler - Bawaslu
Lihat Juga
Pj Gubernur: ASN harus netral di Pilkada Sultra 2024, hasil Rakornis Bawaslu
18 September 2024 4:48 WIB, 2024
Bawaslu Sultra tetap lakukan pengawasan pilkada meskipun Pemilu 2024 usai
01 April 2024 17:39 WIB, 2024
Bawaslu Kendari patroli serangan fajar jelang pencoblosan Pemilu 2024
13 February 2024 8:27 WIB, 2024