Kapolri paparkan tiga atensi pengendalian arus mudik 2024
Kamis, 4 April 2024 9:27 WIB
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan pers usai meninjau kesiapan arus mudik di Km 414 GT Kalikangkung, Jawa Tengah, Rabu (3/4/2024). ANTARA/HO-Divisi Humas Polri.
Jakarta (ANTARA) - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat meninjau kesiapan mudik di Km 414 Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, Rabu, memaparkan tiga hal yang menjadi atensi untuk mendapat penanganan mudik dan balik Lebaran 2024.
"Pertama bagaimana agar kemacetan bisa diurai dengan baik," kata Sigit dalam keterangannya.
Jenderal bintang empat itu menjelaskan terjadi peningkatan jumlah pemudik hingga 56 persen tahun ini, seperti di Gerbang Tol Kalikangkung diprediksi meningkat empat persen, sedangkan arus balik meningkat 1,5 persen.
"Tentunya berpengaruh pada arus lalu lintas. Ini membutuhkan perhatian khusus," katanya.
Untuk mengurai kemacetan, kata Sigit, salah satunya menambah beberapa pintu exit tol. Pada titik-titik exit tol ini akan disiapkan petugas tambahan dengan mesin card reader untuk mempercepat arus lalu lintas.
Baca juga: Polda Sultra perkuat pengamanan di 73 pos jalur mudik lebaran
Kemudian, kata Sigit, untuk kelancaran arus terutama dikarenakan adanya banjir, perlu penyebaran informasi kepada masyarakat. Ada 11 titik yang sempat terendam banjir saat ini sudah disiapkan jalur mudiknya.
"Nanti mohon ini juga diinformasikan ke masyarakat, sehingga jalur alternatif tersebut bisa jadi pilihan pada saat hujan tergenang," ujar mantan Kabareskrim Polri ini
Atensi kedua, kata Sigit, adalah mengurangi angka kecelakaan lalu lintas agar masyarakat yang melaksanakan mudik dapat kembali ke daerah asal dengan selamat.
Untuk itu, Sigit mengimbau para pemudik agar tidak memaksakan diri selama berkendara ke kampung halaman. Masyarakat yang sudah lelah dapat memanfaatkan rest area hingga posko-posko yang sudah disediakan.
Baca juga: Polri kerjasama dengan google maps guna optimalisasi arus mudik
Sigit juga meminta agar masyarakat tidak beristirahat di bahu jalan karena dapat membahayakan pengendara lain dan menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
"Ada rest area yang bisa digunakan untuk istirahat sebentar, namun juga disiapkan jalur exit mengarah ke jalur arteri yang tentunya banyak tempat bisa digunakan untuk istirahat," katanya.
Atensi ketiga, kata Kapolri, adalah masyarakat diimbau untuk melaksanakan mudik lebih awal agar dapat mengurai beban arus lalu lintas pada puncak arus mudik Lebaran.
Pemerintah, kata dia, sudah menyiapkan mudik gratis yang akan diberangkatkan tanggal 6-7 April 2024 yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
"Walaupun kita menggunakan rekayasa one way, tentunya apabila semuanya memilih itu akan sangat padat dan terjadi kemacetan," kata Sigit.
Baca juga: Kapolri pastikan pengawalan pemudik di wilayah rawan
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kapolri paparkan tiga atensi pengendalian arus mudik 2024
"Pertama bagaimana agar kemacetan bisa diurai dengan baik," kata Sigit dalam keterangannya.
Jenderal bintang empat itu menjelaskan terjadi peningkatan jumlah pemudik hingga 56 persen tahun ini, seperti di Gerbang Tol Kalikangkung diprediksi meningkat empat persen, sedangkan arus balik meningkat 1,5 persen.
"Tentunya berpengaruh pada arus lalu lintas. Ini membutuhkan perhatian khusus," katanya.
Untuk mengurai kemacetan, kata Sigit, salah satunya menambah beberapa pintu exit tol. Pada titik-titik exit tol ini akan disiapkan petugas tambahan dengan mesin card reader untuk mempercepat arus lalu lintas.
Baca juga: Polda Sultra perkuat pengamanan di 73 pos jalur mudik lebaran
Kemudian, kata Sigit, untuk kelancaran arus terutama dikarenakan adanya banjir, perlu penyebaran informasi kepada masyarakat. Ada 11 titik yang sempat terendam banjir saat ini sudah disiapkan jalur mudiknya.
"Nanti mohon ini juga diinformasikan ke masyarakat, sehingga jalur alternatif tersebut bisa jadi pilihan pada saat hujan tergenang," ujar mantan Kabareskrim Polri ini
Atensi kedua, kata Sigit, adalah mengurangi angka kecelakaan lalu lintas agar masyarakat yang melaksanakan mudik dapat kembali ke daerah asal dengan selamat.
Untuk itu, Sigit mengimbau para pemudik agar tidak memaksakan diri selama berkendara ke kampung halaman. Masyarakat yang sudah lelah dapat memanfaatkan rest area hingga posko-posko yang sudah disediakan.
Baca juga: Polri kerjasama dengan google maps guna optimalisasi arus mudik
Sigit juga meminta agar masyarakat tidak beristirahat di bahu jalan karena dapat membahayakan pengendara lain dan menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
"Ada rest area yang bisa digunakan untuk istirahat sebentar, namun juga disiapkan jalur exit mengarah ke jalur arteri yang tentunya banyak tempat bisa digunakan untuk istirahat," katanya.
Atensi ketiga, kata Kapolri, adalah masyarakat diimbau untuk melaksanakan mudik lebih awal agar dapat mengurai beban arus lalu lintas pada puncak arus mudik Lebaran.
Pemerintah, kata dia, sudah menyiapkan mudik gratis yang akan diberangkatkan tanggal 6-7 April 2024 yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
"Walaupun kita menggunakan rekayasa one way, tentunya apabila semuanya memilih itu akan sangat padat dan terjadi kemacetan," kata Sigit.
Baca juga: Kapolri pastikan pengawalan pemudik di wilayah rawan
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kapolri paparkan tiga atensi pengendalian arus mudik 2024
Pewarta : Laily Rahmawaty
Editor : M Sharif Santiago
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
ASDP Baubau catat pertumbuhan positif jumlah penumpang pada arus mudik Lebaran 2026
24 March 2026 15:57 WIB
BPTD temukan tiga sopir bus arus mudik positif narkoba saat tes urine di Terminal Puuwatu
17 March 2026 22:52 WIB
Pemprov Sultra dan Kemenhub fasilitasi 13.750 warga mudik gratis Lebaran 2026
17 March 2026 17:48 WIB
Kapolda Sultra intensifkan patroli rumah kosong selama periode mudik Lebaran
17 March 2026 15:18 WIB
Polda Sultra siapkan kantor polisi jadi tempat penitipan kendaraan saat mudik Lebaran
16 March 2026 19:22 WIB
Terpopuler - Hukum & Politik
Lihat Juga
Gubernur Sultra ajak bupati dan wali kota perkuat sinergi serap aspirasi masyarakat
04 May 2026 23:14 WIB
Denpom Kendari tetapkan status oknum TNI Sertu MB masuk DPO kasus kekerasan anak
02 May 2026 0:56 WIB