Dokter spesialis: Waspadai sariawan yang tak kunjung sembuh
Jumat, 16 Februari 2024 10:25 WIB
Ilustrasi-- Sariawan. (Pixabay)
Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis bedah onkologi mengemukakan pentingnya mewaspadai luka di rongga mulut atau sariawan yang tidak kunjung sembuh, karena bisa jadi merupakan gejala munculnya kanker rongga mulut.
Dokter I Gusti Ngurah Gunawan Wibisana, Sp.B(K) Onk dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia menyampaikan bahwa normalnya sariawan akan sembuh dalam waktu dua sampai tiga minggu.
"Jadi, ada luka dalam bentuk sariawan, seringkali bisa di daerah lidah atau mungkin di daerah bagian lain dalam rongga mulut, tapi dia tidak sembuh dalam waktu tiga minggu," katanya dalam gelar wicara via daring yang diikuti dari Jakarta, Selasa.
"Begitu dia tidak sembuh dalam waktu tiga minggu, kita harus mulai curiga bahwa ini mungkin ada sesuatu yang lebih serius dibandingkan sekadar sariawan biasa," ia menambahkan.
Menurut Gunawan, kanker rongga mulut bisa terjadi karena bagian rongga mulut atau lidah sering tergigit akibat susunan gigi geligi yang tidak rata.
"Lidahnya sering tergigit, terus sering jadi luka akibat susunan gigi geligi sehingga terjadi trauma yang berulang terus," kata Gunawan, yang berpraktik di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta.
Gunawan mengatakan bahwa kanker rongga mulut lebih berisiko terjadi pada orang-orang yang memiliki kebiasaan merokok, mengunyah sirih, dan mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.
Menghindari kebiasaan-kebiasaan tersebut serta rutin melakukan pemeriksaan rongga mulut setiap bulan, menurut dia, dapat mencegah munculnya penyakit.
"Jadi, secara berkala satu bulan sekali atau setiap tanggal ulang tahun setiap bulan kita memeriksa kondisi di dalam rongga mulut kita, ada atau tidak misalkan luka atau sariawan yang tidak sembuh. Kemudian, ada atau tidak bercak keputihan yang sebelumnya tidak ada sekarang ada dan kemudian meluas," kata Gunawan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Waspadai sariawan yang tak kunjung sembuh
Dokter I Gusti Ngurah Gunawan Wibisana, Sp.B(K) Onk dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia menyampaikan bahwa normalnya sariawan akan sembuh dalam waktu dua sampai tiga minggu.
"Jadi, ada luka dalam bentuk sariawan, seringkali bisa di daerah lidah atau mungkin di daerah bagian lain dalam rongga mulut, tapi dia tidak sembuh dalam waktu tiga minggu," katanya dalam gelar wicara via daring yang diikuti dari Jakarta, Selasa.
"Begitu dia tidak sembuh dalam waktu tiga minggu, kita harus mulai curiga bahwa ini mungkin ada sesuatu yang lebih serius dibandingkan sekadar sariawan biasa," ia menambahkan.
Menurut Gunawan, kanker rongga mulut bisa terjadi karena bagian rongga mulut atau lidah sering tergigit akibat susunan gigi geligi yang tidak rata.
"Lidahnya sering tergigit, terus sering jadi luka akibat susunan gigi geligi sehingga terjadi trauma yang berulang terus," kata Gunawan, yang berpraktik di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta.
Gunawan mengatakan bahwa kanker rongga mulut lebih berisiko terjadi pada orang-orang yang memiliki kebiasaan merokok, mengunyah sirih, dan mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.
Menghindari kebiasaan-kebiasaan tersebut serta rutin melakukan pemeriksaan rongga mulut setiap bulan, menurut dia, dapat mencegah munculnya penyakit.
"Jadi, secara berkala satu bulan sekali atau setiap tanggal ulang tahun setiap bulan kita memeriksa kondisi di dalam rongga mulut kita, ada atau tidak misalkan luka atau sariawan yang tidak sembuh. Kemudian, ada atau tidak bercak keputihan yang sebelumnya tidak ada sekarang ada dan kemudian meluas," kata Gunawan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Waspadai sariawan yang tak kunjung sembuh
Pewarta : Farhan Arda Nugraha
Editor : Zabur Karuru
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Batu empedu salah satu faktor terjadinya kanker empedu, begini penjelasan ahli
08 July 2025 18:48 WIB
Presiden Prabowo di hadapan pengusaha AS: Korupsi ibaratkan seperti kanker
12 November 2024 12:42 WIB, 2024
Pangeran William ingin Kate Middleton ikut perjalanan kerajaan 2025
10 November 2024 17:09 WIB, 2024
Acil legendaris Bimbo alami patah tulang dan dilarikan ke rumah sakit
31 October 2024 15:00 WIB, 2024
Terpopuler - Humaniora
Lihat Juga
PT Vale beri edukasi ke masyarakat agar waspadai DBD lewat promosi kesehatan di Puulemo Kolaka
14 February 2026 14:45 WIB
FeVoSH 2026: 30 ribu talenta SMK unjuk kemampuan di ajang vokasi Astra Honda
14 February 2026 14:34 WIB