Kendari (ANTARA) - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra0 menyebutkan bahwa sebanyak 5000 pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) atau sederajat di Bumi Anoa telah tuntas dalam melakukan perekaman E-KTP.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdukcapil Provinsi Sultra Muhammad Fadlansyah di Kendari, mengatakan bahwa progres perekaman pemilih pemula dari sejumlah sekolah sudah sebanyak 5000 dari total target sebesar 74 ribu pelajar.

"Progresnya baru mencapai lima ribuan atau sekira tujuh persen dari 74 ribu pemilih pemula dari seluruh sekolah SMA/SMK dan sekolah setingkat SMA se-Sultra. Ini karena kita juga baru jalan Per Januari kemarin,” kata Muhammad Fadlansyah.

Pria yang melaksanakan tugas sebagai orang nomor satu di Disdukcapil Provinsi Sultra itu menjelaskan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menemukan kendala dari perekaman data KTP terhadap pemilih pemula itu. Namun, kurangnya nilai dari jumlah pelajar yang melakukan perekaman data KTP tersebut dikarenakan keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) dari Disdukcapil Sultra.

"Untuk kendala secara prinsip belum ada karena kita turun langsung. Di sini paling kendalanya keterbatasan SDM. Sebab aparat Dukcapil juga tidak terlalu banyak untuk menjangkau seluruh SMA/SMK sekaligus. Misalkan saja saya kasi contoh yang terbanyak di Kota Kendari, ada lebih dari 9 ribu yang harus direkam sementara operator-operator hanya terbatas beberapa,” bebernya.

Untuk pelaksanaan perekaman data KTP elektronikdi sekolah, Muhammad Fadlansyah memastikan semuanya berjalan dengan aman. Bahkan, tim Disdukcapil turun langsung ke sekolah-sekolah yang menjadi tujuan untuk melakukan perekaman E-KTP.

Dia menyebutkan bahkan untuk satu sekolah saja tidak bisa dituntaskan dalam satu hati, dibutuhkan waktu berhari-hari. Sebab, setiap sekolah itu memiliki banyak siswa yang menjadi pemilih pemula.

"Target kita, ini tuntas sampai hari pemungutan suara. Karena mereka sebenarnya sudah masuk dalam DP4 atau kalau KPU DPT (Daftar Pemilih Tetap) tetapi kita ingin menjamin jangan sampai karena tidak ada KTP nya itu tidak bisa memilih. Nah itu yang kita mau pastikan,” tuturnya.

Ia berharap perekaman bisa segera tuntas sesuai target pemilih pemula yang ada di Sultra.

Meski dengan keterbatasan SDM, kita optimis perekaman Dukcapil di seluruh sekolah yang ada di Sultra bisa tuntas sesuai target yang ada,” tutupnya.


Pewarta : La Ode Muh. Deden Saputra
Editor : Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2024