PLN hadirkan perahu listrik untuk mendukung Geopark Maros jadi warisan dunia
Kamis, 7 Juli 2022 10:19 WIB
Tim Asesor UNESCO saat melakukan assessment di kawasan Wisata Karst Rammang-rammang menggunakan perahu listrik dari PLN beberapa waktu lalu. ANTARA Foto/HO-Humas PLN UIW Sulselrabar
Makassar (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Makassar Utara menghadirkan satu unit perahu listrik di kawasan Wisata Karst Rammang-rammang sebagai bentuk dukungan terhadap Geopark Maros Pangkep menjadi Geopark UNESCO atau warisan dunia.
Perahu listrik ramah lingkungan ini bisa digunakan para pengunjung untuk berkeliling di lokasi wisata Karst Rammang-rammang, Kabupaten Maros yang merupakan salah satu lokasi unggulan dari Geopark Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat Awaluddin Hafid di Makassar, Kamis menuturkan pihaknya siap mendukung Geopark Maros Pangkep, khususnya wisata Karst Rammang-rammang agar menjadi kawasan wisata hijau yang diakui dunia.
"Kami turut mendukung kebangkitan sektor pariwisata, PLN ingin menjadi bagian di dalamnya dalam menyediakan energi bersih dan perahu listrik yang tentunya ramah lingkungan," kata Awaluddin.
Perahu listrik tersebut telah digunakan oleh Tim Asesor UNESCO untuk berkeliling di lokasi wisata Karst Rammang-rammang dan dapat beroperasi dengan baik.
"Kami ingin menghadirkan sensasi bagi wisatawan untuk merasakan berwisata di alam hijau dengan menggunakan kapal ramah lingkungan yang tidak bising," tambah Awaluddin.
Arsip - Kepala Disbudpar dan Bidang Pengelola Geopark Maros-Pangkep pada temu wartawan terkait penilaian Tim Assesor UNESCO di Makassar. ANTARA Foto/Nur Suhra Wardyah
Awaluddin merinci perahu listrik berbahan fiber tersebut memiliki panjang 6,2 meter dan lebar 1 meter, sehingga bisa mengangkut sampai tujuh orang wisatawan.
PLN memodifikasi perahu listrik tersebut dengan menggunakan mesin berkapasitas 1,47 kW berbaterai DC 2x58 Volt, dibandingkan dengan mesin diesel, suara perahu listrik senyap, sehingga wisatawan lebih nyaman saat berkunjung.
Guna memudahkan pengisian ulang baterai perahu listrik, PLN juga menyediakan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) dengan kapasitas 7.700 Volt Ampere (VA) di jembatan Dermaga 2 Rammang-rammang.
Bupati Maros Chaidir Syam mengapresiasi langkah PLN dalam mendukung Kawasan Wisata Geopark Maros Pangkep dengan menghadirkan perahu listrik.
"Keunggulan dari perahu listrik suaranya senyap, sehingga pengunjung dapat lebih nyaman berwisata di sini," kata Chaidir.
Ia optimistis dengan kerja sama yang melibatkan berbagai elemen dan pemangku kepentingan, Rammang-rammang bisa menjadi kawasan green tourism dengan 100 persen kapal listrik.
Arsip - Pemandangan Karst Rammang-rammang, Maros sebagai bagian dari Kawasan Geopark yang segera assesmen menuju Warisan Dunia UNESCO. ANTARA Foto/Nur Suhra Wardyah
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PLN hadirkan perahu listrik dukung Geopark Maros jadi warisan dunia
Perahu listrik ramah lingkungan ini bisa digunakan para pengunjung untuk berkeliling di lokasi wisata Karst Rammang-rammang, Kabupaten Maros yang merupakan salah satu lokasi unggulan dari Geopark Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat Awaluddin Hafid di Makassar, Kamis menuturkan pihaknya siap mendukung Geopark Maros Pangkep, khususnya wisata Karst Rammang-rammang agar menjadi kawasan wisata hijau yang diakui dunia.
"Kami turut mendukung kebangkitan sektor pariwisata, PLN ingin menjadi bagian di dalamnya dalam menyediakan energi bersih dan perahu listrik yang tentunya ramah lingkungan," kata Awaluddin.
Perahu listrik tersebut telah digunakan oleh Tim Asesor UNESCO untuk berkeliling di lokasi wisata Karst Rammang-rammang dan dapat beroperasi dengan baik.
"Kami ingin menghadirkan sensasi bagi wisatawan untuk merasakan berwisata di alam hijau dengan menggunakan kapal ramah lingkungan yang tidak bising," tambah Awaluddin.
Arsip - Kepala Disbudpar dan Bidang Pengelola Geopark Maros-Pangkep pada temu wartawan terkait penilaian Tim Assesor UNESCO di Makassar. ANTARA Foto/Nur Suhra Wardyah
Awaluddin merinci perahu listrik berbahan fiber tersebut memiliki panjang 6,2 meter dan lebar 1 meter, sehingga bisa mengangkut sampai tujuh orang wisatawan.
PLN memodifikasi perahu listrik tersebut dengan menggunakan mesin berkapasitas 1,47 kW berbaterai DC 2x58 Volt, dibandingkan dengan mesin diesel, suara perahu listrik senyap, sehingga wisatawan lebih nyaman saat berkunjung.
Guna memudahkan pengisian ulang baterai perahu listrik, PLN juga menyediakan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) dengan kapasitas 7.700 Volt Ampere (VA) di jembatan Dermaga 2 Rammang-rammang.
Bupati Maros Chaidir Syam mengapresiasi langkah PLN dalam mendukung Kawasan Wisata Geopark Maros Pangkep dengan menghadirkan perahu listrik.
"Keunggulan dari perahu listrik suaranya senyap, sehingga pengunjung dapat lebih nyaman berwisata di sini," kata Chaidir.
Ia optimistis dengan kerja sama yang melibatkan berbagai elemen dan pemangku kepentingan, Rammang-rammang bisa menjadi kawasan green tourism dengan 100 persen kapal listrik.
Arsip - Pemandangan Karst Rammang-rammang, Maros sebagai bagian dari Kawasan Geopark yang segera assesmen menuju Warisan Dunia UNESCO. ANTARA Foto/Nur Suhra Wardyah
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PLN hadirkan perahu listrik dukung Geopark Maros jadi warisan dunia
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor : Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Fadli Zoon: Indonesia ajukan tiga warisan budaya takbenda kepada UNESCO
17 November 2024 6:47 WIB, 2024
Menbud siap daftarkan tiga kebudayaan tradisional Indonesia ke UNESCO
06 November 2024 16:47 WIB, 2024
UNESCO Jakarta jadikan Wakatobi contoh cagar biosfer ke negara-negara lain di dunia
01 May 2024 19:34 WIB, 2024
Gubernur sebut Geopark Maros Pangkep penuhi standar destinasi wisata UNESCO
03 August 2020 17:52 WIB, 2020
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Bank Indonesia: Utang luar negeri tembus 437,9 miliar dolar AS pada Februari 2026
15 April 2026 14:55 WIB