Kendari (ANTARA) - Karantina Pertanian Kendari bersama Gubernur Sultra, Ali Mazi yang diwakili Asisten III, Sukanto Toding dan Kapolda Sulawesi Tenggara, Irjen Pol. Drs. Teguh Pristiwanto melakukan pelepasan ekspor komoditas pertanian mete sebanyak 18 ton menuju Vietnam melalui Pelabuhan Petik Kemas Kendari New Port Kendari, Jumat.

"Adapun komoditas pertanian yang diekspor hari ini biji Mete dengan negara tujuan yaitu Vietnam sebanyak 18 Ton. Nilai ekspor barang kacang mete tersebut mencapai Rp333.685 Juta," kata Kepala Karantina Pertanian Kendari, N. Prayatno Ginting.

Ia mengatakan, pihaknya menutup tahun 2021 ini dengan mengeskpor biji Mete dimana diawal tahun 2021 juga dibuka dengan ekspor biji mete.

"Tentu saja memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga Sultra di tengah pandemi COVID-19 serta selaras dengan program unggulan Kementerian Pertanian yaitu Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks)," katanya.

Menurut dia, jumlah ini melengkapi jumlah ekspor secara nasional yang dilepas secara bersamaan di 34 pintu pengeluaran sebesar Rp14,4 triliun.

"Dari sistem pencatatan informasi perkarantina Iqfast Komoditas pertanian yang telah di Ekspor Sulawesi Tenggara tahun 2021 baik hewan maupun tumbuhan mencapai Rp4,9 miliar," katanya.

Beberapa Komoditas pertanian Sultra yang telah di ekspor diantaranya kacang mete, nipah, daun ketepeng, serai, cengkeh, lada biji, pala biji, bintangor dan kayu ramin  pada komoditi tumbuhan sementara pada komoditi hewan yaitu kupu-kupu offset, sarang burung walet dan feses kelelawar.

Disebutkan, kegiatan ini merupakan kegiatan gebyar ekspor serentak dilaksanakan melalui 33 pintu ekspor secara hybrid yang dipusatkan di Terminal Peti Kemas - Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar pada hari Kamis, 31 Desember 2021.

Gebyar Ekspor ini menjadi salah satu momentum penting dalam mensinergikan seluruh peran stakeholder terutama dengan pihak Kepolisian RI sehingga terjadi keamanan dalam melaksanakan pengawasan produk pertanian.


Pewarta : Suparman
Editor : Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2024