Indonesia bakal miliki laboratorium anti-doping di Solo
Sabtu, 19 Desember 2020 14:59 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin saat melakukan konferensi pers terkait rencana pembangunan laboratorium anti-dopin di Rumah Sakit Ortopedi Prof Dr R. Soeharso Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (18/12/2020). (ANTARA/HO-Kemenpora)
Jakarta (ANTARA) - Pemerintah berencana membangun laboratorium anti-doping di kompleks Rumah Sakit Ortopedi Prof Dr R. Soeharso Surakarta, Jawa Tengah.
Rencana itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali saat melakukan kunjungan ke Kota Solo, Jumat (18/12).
Menurut Zainudin, kehadiran laboratorium anti-doping di Indonesia menjadi penting sebagai bentuk komitmen pemerintah terhadap penegakan anti-doping. Selain itu, Indonesia juga nantinya tak perlu lagi mengirim sampel ke luar negeri dengan biaya mahal ketika akan mengikuti kejuaraan olahraga.
“Kita berencana akan membuat laboratorium dan rupanya berita ini dibaca oleh Pak Menkes. Beliau menunjuk Kota Solo agar dapat dijadikan laboratorium anti-doping di Indonesia,” ungkap Zainudin dalam keterangan pers yang diterima pewarta di Jakarta, Sabtu.
Rencana tersebut mendapat dukungan penuh dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dengan menyediakan lahan strategis seluas 700 meter persegi di lingkungan RS Ortopedi.
Zainudin berharap rencana itu dapat terwujud pada tahun 2021. Pihaknya juga akan segera meminta sertifikasi dari Badan Anti-Doping Dunia (WADA).
“Ini sejarah baru. Kita akan punya laboratorium anti-doping di Indonesia yang bisa digunakan sendiri dan negara lain juga dipersilakan untuk mengirim sample dan tetap di bawah pengawasan WADA sehingga hasil uji doping bisa diakui dunia internasional,” katanya.
Sementara itu, Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Ditjen Yankes Rita Rogayah mengatakan lokasi yang disediakan di RS Ortopedi sangat strategis karena terletak di depan rumah sakit.
“Menurut Direktur Ortopedi sudah menyiapkan lahan seluas 700 meter persegi, letaknya strategis di depan. Lab ini akan dibuat dengan persyaratan dan ketentuan WADA,” kata Rita.
“Kami masih mempersiapkan semuanya dan akan dimulai pada tahun 2021, semoga cepat terlaksana,” tambahnya.
Rencana itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali saat melakukan kunjungan ke Kota Solo, Jumat (18/12).
Menurut Zainudin, kehadiran laboratorium anti-doping di Indonesia menjadi penting sebagai bentuk komitmen pemerintah terhadap penegakan anti-doping. Selain itu, Indonesia juga nantinya tak perlu lagi mengirim sampel ke luar negeri dengan biaya mahal ketika akan mengikuti kejuaraan olahraga.
“Kita berencana akan membuat laboratorium dan rupanya berita ini dibaca oleh Pak Menkes. Beliau menunjuk Kota Solo agar dapat dijadikan laboratorium anti-doping di Indonesia,” ungkap Zainudin dalam keterangan pers yang diterima pewarta di Jakarta, Sabtu.
Rencana tersebut mendapat dukungan penuh dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dengan menyediakan lahan strategis seluas 700 meter persegi di lingkungan RS Ortopedi.
Zainudin berharap rencana itu dapat terwujud pada tahun 2021. Pihaknya juga akan segera meminta sertifikasi dari Badan Anti-Doping Dunia (WADA).
“Ini sejarah baru. Kita akan punya laboratorium anti-doping di Indonesia yang bisa digunakan sendiri dan negara lain juga dipersilakan untuk mengirim sample dan tetap di bawah pengawasan WADA sehingga hasil uji doping bisa diakui dunia internasional,” katanya.
Sementara itu, Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Ditjen Yankes Rita Rogayah mengatakan lokasi yang disediakan di RS Ortopedi sangat strategis karena terletak di depan rumah sakit.
“Menurut Direktur Ortopedi sudah menyiapkan lahan seluas 700 meter persegi, letaknya strategis di depan. Lab ini akan dibuat dengan persyaratan dan ketentuan WADA,” kata Rita.
“Kami masih mempersiapkan semuanya dan akan dimulai pada tahun 2021, semoga cepat terlaksana,” tambahnya.
Pewarta : Shofi Ayudiana
Editor : Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dikbud Sulawesi Tenggara dorong UPTD museum jadi laboratorium sekolah
13 November 2023 12:30 WIB, 2023
IAIN Kendari akan bangun laboratorium multimedia terlengkap di Sultra
27 September 2022 17:58 WIB, 2022
Bangun laboratorium sekolah, dorong kemajuan siswa di Buton Selatan
20 November 2021 15:24 WIB, 2021
Tingkatkan kualitas pejabat, Pemkot Kendari gelar workshop laboratorium kepemimpinan
08 June 2021 11:36 WIB, 2021
Bupati Bombana resmikan Laboratorium Kultur Jaringan Rumput Laut di Puulemo
08 April 2021 19:28 WIB, 2021