Usai tes usap, Wali Kota Singkawang dan keluarga positif COVID-19
Jumat, 4 September 2020 12:55 WIB
Dokumentasi. Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie (ANTARA/Rudi)
Pontianak (ANTARA) - Wali Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Tjhai Chui Mie menyatakan ia dan tiga tiga anggota keluarganya positif COVID-19 setelah menjalani tes usap.
"Saya mengumumkan hasil yang kurang baik, saya beserta tiga anggota keluarga saya dinyatakan positif," kata Tjhai Chui Mie dalam video yang diterima di Pontianak, Jumat.
Ia menyarankan agar masyarakat tidak takut, panik, namun tetap waspada dan menjalankan protokol kesehatan secara ketat. "Cuci tangan menggunakan air bersih yang mengalir sambil diberi sabun, memakai masker, hand sanitizer, serta menjaga jarak," kata dia.
Ia mengajak semua untuk menjalankan protokol kesehatan secara bersama karena seketat apapun dilakukan selalu ada potensi tertular. Ia mencontohkan dirinya sendiri. "Saya sudah jalankan secara ketat, tapi tetap terkonfirmasi. karena ada yang tidak menjalankannya secara ketat," ujar dia.
Untuk itu, ia mengajak semua agar tidak egois, dan sama-sama menjalankan protokol kesehatan yang sudah diatur sebelumnya.
"Ini untuk melindungi orang terdekat, orang yang kita cintai agar terhindar dari COVID-19," kata dia.
Ia lalu memohon doa agar dia dan keluarga diberi kesembuhan, kesehatan, termasuk juga staf serta mereka yang masih dirawat di ruang isolasi.
"Mari bersama gandengan tangan dan jaga agar dijauhkan dari COVID-19, mari kita putuskan mata rantai virus ini," ujar dia.
Tjhai Chui Mie merupakan kepala daerah kedua di Kalbar yang positif COVID-19. Sebelumnya adalah Bupati Melawi Panji bersama enam anggota keluarganya, yang kini sudah dinyatakan sembuh.
"Saya mengumumkan hasil yang kurang baik, saya beserta tiga anggota keluarga saya dinyatakan positif," kata Tjhai Chui Mie dalam video yang diterima di Pontianak, Jumat.
Ia menyarankan agar masyarakat tidak takut, panik, namun tetap waspada dan menjalankan protokol kesehatan secara ketat. "Cuci tangan menggunakan air bersih yang mengalir sambil diberi sabun, memakai masker, hand sanitizer, serta menjaga jarak," kata dia.
Ia mengajak semua untuk menjalankan protokol kesehatan secara bersama karena seketat apapun dilakukan selalu ada potensi tertular. Ia mencontohkan dirinya sendiri. "Saya sudah jalankan secara ketat, tapi tetap terkonfirmasi. karena ada yang tidak menjalankannya secara ketat," ujar dia.
Untuk itu, ia mengajak semua agar tidak egois, dan sama-sama menjalankan protokol kesehatan yang sudah diatur sebelumnya.
"Ini untuk melindungi orang terdekat, orang yang kita cintai agar terhindar dari COVID-19," kata dia.
Ia lalu memohon doa agar dia dan keluarga diberi kesembuhan, kesehatan, termasuk juga staf serta mereka yang masih dirawat di ruang isolasi.
"Mari bersama gandengan tangan dan jaga agar dijauhkan dari COVID-19, mari kita putuskan mata rantai virus ini," ujar dia.
Tjhai Chui Mie merupakan kepala daerah kedua di Kalbar yang positif COVID-19. Sebelumnya adalah Bupati Melawi Panji bersama enam anggota keluarganya, yang kini sudah dinyatakan sembuh.
Pewarta : Teguh Imam Wibowo
Editor : Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PDAM distribusi air bersih untuk 126 KK terdampak banjir luapan Kali Wanggu di Kendari
09 May 2026 21:00 WIB
Imigrasi tingkatkan pengawasan oranga asing lewat pembentukan Timpora di Bombana
09 May 2026 12:16 WIB
Wamendagri: UCLG ASPAC momentum dorong pariwisata dan UMKM lokal tembus pasar global
09 May 2026 6:39 WIB
Program MBG di Sultra per Mei 2026 serap Rp725 miliar layani 667 ribu penerima
07 May 2026 15:31 WIB
KPK minta seluruh kepala daerah di Sulawesi Tenggara tuntaskan aset bermasalah
07 May 2026 15:30 WIB
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Ombudsman minta Pemkot Kendari tidak pilih kasih soal izin penertiban
11 December 2023 14:39 WIB, 2023