Dinas Dalduk-KB Kendari gelar temu kader "Bangga Kencana"
Rabu, 19 Februari 2020 12:03 WIB
Wali Kota Kendari, H Sulkarnain K, kepala BKKBN Sultra, Syahrudin, Kepala Dinas Dalduk Kendari, Hasria, bersama kader Bangga Kencana, di Kendari, Rabu. (Foto ANTARA/Suparman)
Kendari (ANTARA) - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk KB) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar temu kader Pembangunan Keluarga Kependudukan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) dan Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R) bagi kader dalam rangka pendataan keluarga, di Kendari, Rabu.
Wali Kota Kendari, H Sulkarnain Kadir, saat membuka kegitan itu, mengatakan, keluarga berencana tidak hanya dimaknai sebagai upaya pengendalian penduduk dan kontrasepsi saja, namun juga bagaimana mewujudkan Human Capital yang produktif.
"Modal utama bagi Bangga Kencana adalah komunikasi informasi dan edukasi kepada masyarakat, maka sangat perlu memberdayakan masyarakat," kata Sulkarnain.
Ia meminta, agar kaum millenial dirangkul sebagai pelaku komunikasi kekinian yang kreatif untuk mensosialisasikan program-program Bangga Kencana yang merupakan perubahan nama dari program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).
Wali Kota Kendari juga berterimakasih atas dedikasi para kader dan remaja yang tergabung dalam Bina Keluarga Berencana (BKR).
"Saya berharap agar rencana kerja yang akan dijalankan dapat terlaksana dengan baik dan sesuai target," katanya.
Kegiatan yang digelar itu katanya, sebagai upaya menciptakan masyarakat Kota Kendari lebih berkualitas, utamanya dalam menghadapi bonus demografi tahun 2030, dimana usia produktif lebih dominan.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sultra, Syahrudin mengatakan, program-program BKKBN di Kota Kendari banyak yang telah terlaksana, salah satunya program ketahanan keluarga yang sangat luar biasa. Hampir semua sekolah di Kendari sudah memiliki PIK-Remaja.
Kepala Dinas Dalduk KB Kota Kendari Hj. Hasria, mengatakan temu kader Bangga Kencana dan Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R) ini bertujuan untuk mengevaluasi kegiatan di tahun 2019, agar tahun 2020 kendala-kendala dalam program Pembangunan Keluarga dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) dapat diatasi dengan baik.
"Pembekalan bagi kader ini diharapkan dapat menyediakan data mikro intervensi dan menyediakan data indeks pembangunan keluarga pada pendataan keluarga April 2020 nanti," katanya.
Dalam kesemoatan itu, Hj Hasria juga mensosialisasikan branding BKKBN yang baru, mulai dari logo dan tagline, dari "2 anak cukup" menjadi "berencana itu keren".
Kegiatan yang akan berlangsung selama 3 hari ini, dihadiri oleh 300 peserta dengan narasumber dari BKKBN Perwakilan Provinsi Sulawesi Tenggara dan Dinas Dalduk-KB Kota Kendari.
Wali Kota Kendari, H Sulkarnain Kadir, saat membuka kegitan itu, mengatakan, keluarga berencana tidak hanya dimaknai sebagai upaya pengendalian penduduk dan kontrasepsi saja, namun juga bagaimana mewujudkan Human Capital yang produktif.
"Modal utama bagi Bangga Kencana adalah komunikasi informasi dan edukasi kepada masyarakat, maka sangat perlu memberdayakan masyarakat," kata Sulkarnain.
Ia meminta, agar kaum millenial dirangkul sebagai pelaku komunikasi kekinian yang kreatif untuk mensosialisasikan program-program Bangga Kencana yang merupakan perubahan nama dari program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).
Wali Kota Kendari juga berterimakasih atas dedikasi para kader dan remaja yang tergabung dalam Bina Keluarga Berencana (BKR).
"Saya berharap agar rencana kerja yang akan dijalankan dapat terlaksana dengan baik dan sesuai target," katanya.
Kegiatan yang digelar itu katanya, sebagai upaya menciptakan masyarakat Kota Kendari lebih berkualitas, utamanya dalam menghadapi bonus demografi tahun 2030, dimana usia produktif lebih dominan.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sultra, Syahrudin mengatakan, program-program BKKBN di Kota Kendari banyak yang telah terlaksana, salah satunya program ketahanan keluarga yang sangat luar biasa. Hampir semua sekolah di Kendari sudah memiliki PIK-Remaja.
Kepala Dinas Dalduk KB Kota Kendari Hj. Hasria, mengatakan temu kader Bangga Kencana dan Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R) ini bertujuan untuk mengevaluasi kegiatan di tahun 2019, agar tahun 2020 kendala-kendala dalam program Pembangunan Keluarga dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) dapat diatasi dengan baik.
"Pembekalan bagi kader ini diharapkan dapat menyediakan data mikro intervensi dan menyediakan data indeks pembangunan keluarga pada pendataan keluarga April 2020 nanti," katanya.
Dalam kesemoatan itu, Hj Hasria juga mensosialisasikan branding BKKBN yang baru, mulai dari logo dan tagline, dari "2 anak cukup" menjadi "berencana itu keren".
Kegiatan yang akan berlangsung selama 3 hari ini, dihadiri oleh 300 peserta dengan narasumber dari BKKBN Perwakilan Provinsi Sulawesi Tenggara dan Dinas Dalduk-KB Kota Kendari.
Pewarta : Suparman
Editor : Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Program MBG di Sultra per Mei 2026 serap Rp725 miliar layani 667 ribu penerima
07 May 2026 15:31 WIB
KPK minta seluruh kepala daerah di Sulawesi Tenggara tuntaskan aset bermasalah
07 May 2026 15:30 WIB
PT CNI percepat mitigasi lingkungan dan perkuat sinergi masyarakat di Lapao-pao Kolaka
06 May 2026 18:45 WIB
DJPb catat realisasi pendapatan negara di Sultra capai Rp1,21 triliun per Maret 2026
06 May 2026 11:05 WIB
Terpopuler - Seputar Sultra
Lihat Juga
PT CNI percepat mitigasi lingkungan dan perkuat sinergi masyarakat di Lapao-pao Kolaka
06 May 2026 18:45 WIB
PT Dahana lakukan peledakan perdana pengelolaan kuari di IUP PT BGR Buton Tengah
05 May 2026 14:45 WIB
BMKG imbau warga agar Wlwaspadai hujan lebat disertai angin kencang di 15 wilayah Sultra
05 May 2026 14:23 WIB