Perhapi Sultra tuan rumah temu profesi tahun 2020
Rabu, 30 Oktober 2019 15:07 WIB
Pengurus perhapi Sultra bersama dirjen minerba saat mengikuti seminar pertambangan di Lombok NTB (istimewa)
Kolaka (ANTARA) - Perhimpunan Ahli pertambangan Indonesia (Perhapi) Sulawesi Tenggara akan menjadi tuan rumah temu profesi tahunan yang akan dilaksanakan pada tahun 2020.
Pengurus Perhapi Sultra Ilham Nasrun yang dikonfirmasi disela- sela giat seminar Pertambangan dengan tema pengelolaan pertambangan indonesia dalam era industri 4.0 sebagai rangkaian kegiatan nasional Temu Profesi Tahunan (TPT) dan dibuka dirjen minerba Bambang Gatot Ariyono mendukung Perhapi Sultra untuk menjadi tuan rumah pada pertemuan profesi itu.
Menurut Ilham dalam kegiatan seminar pertambangan yang dilaksanakan di Lombok NTB,Perhapi mengirim 10 orang untuk menghadiri serta mengikuti tahapan kegiatan terkhusus sekaligus meminta oktober 2020 mendatang sebagai tuan rumah TPT XXIX Perhapi.
" Dirjen minerba memberikan apresiasi dengan dipilihnya Sultra sebagai tuan rumah pertemuan profesi pertambangan itu pada tahun 2020 mendatang," katanya
Melihat potensi pertambangan di Sultra kata dia,Dirjen Minerba salut karena melihat besaran kepentingan dan pengelolaan pertambangan sangat pesat di Jazirah Sultra.
Apalagi kata Ilham peningkatan nilai tambah dan hilirisasi menjadi tantangan dalam pengelolaan sumberdaya mineral sehingga dirjen minerba berharap keseriusan korporasi serius mendirikan pabrik atau smelter bukan isapan jempol atau sekedar motivasi untuk kepentingan export semata dan menafikan janjinya di masyarakat sekitar.
" Perhapi Sultra menjadi tuan rumah nanti akan fokus mengenai penjualan domestik dalam negeri yang terkesan harga dimonopoli serta jaminan pemerintah untuk mengawasi pasar dan meminimalisir kecurangan-kecurangan rekayasa data kadar yang berbeda dari site ke pabrik," jelas Ilham
Begitu juga dengan jaminan Investasi dan kepastian hukum juga menjadi bagian dari momentum kegiatan temu profesi nantinya.
Pengurus Perhapi Sultra Ilham Nasrun yang dikonfirmasi disela- sela giat seminar Pertambangan dengan tema pengelolaan pertambangan indonesia dalam era industri 4.0 sebagai rangkaian kegiatan nasional Temu Profesi Tahunan (TPT) dan dibuka dirjen minerba Bambang Gatot Ariyono mendukung Perhapi Sultra untuk menjadi tuan rumah pada pertemuan profesi itu.
Menurut Ilham dalam kegiatan seminar pertambangan yang dilaksanakan di Lombok NTB,Perhapi mengirim 10 orang untuk menghadiri serta mengikuti tahapan kegiatan terkhusus sekaligus meminta oktober 2020 mendatang sebagai tuan rumah TPT XXIX Perhapi.
" Dirjen minerba memberikan apresiasi dengan dipilihnya Sultra sebagai tuan rumah pertemuan profesi pertambangan itu pada tahun 2020 mendatang," katanya
Melihat potensi pertambangan di Sultra kata dia,Dirjen Minerba salut karena melihat besaran kepentingan dan pengelolaan pertambangan sangat pesat di Jazirah Sultra.
Apalagi kata Ilham peningkatan nilai tambah dan hilirisasi menjadi tantangan dalam pengelolaan sumberdaya mineral sehingga dirjen minerba berharap keseriusan korporasi serius mendirikan pabrik atau smelter bukan isapan jempol atau sekedar motivasi untuk kepentingan export semata dan menafikan janjinya di masyarakat sekitar.
" Perhapi Sultra menjadi tuan rumah nanti akan fokus mengenai penjualan domestik dalam negeri yang terkesan harga dimonopoli serta jaminan pemerintah untuk mengawasi pasar dan meminimalisir kecurangan-kecurangan rekayasa data kadar yang berbeda dari site ke pabrik," jelas Ilham
Begitu juga dengan jaminan Investasi dan kepastian hukum juga menjadi bagian dari momentum kegiatan temu profesi nantinya.
Pewarta : Darwis Sarkani
Editor : Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Program MBG di Sultra per Mei 2026 serap Rp725 miliar layani 667 ribu penerima
07 May 2026 15:31 WIB
KPK minta seluruh kepala daerah di Sulawesi Tenggara tuntaskan aset bermasalah
07 May 2026 15:30 WIB
PT CNI percepat mitigasi lingkungan dan perkuat sinergi masyarakat di Lapao-pao Kolaka
06 May 2026 18:45 WIB
DJPb catat realisasi pendapatan negara di Sultra capai Rp1,21 triliun per Maret 2026
06 May 2026 11:05 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Program MBG di Sultra per Mei 2026 serap Rp725 miliar layani 667 ribu penerima
07 May 2026 15:31 WIB