Pomalaa (ANTARA) - Para peserta  program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) asal Provinsi Bangka Belitung mengikuti lomba tarik tambang melawan anggota Paskibra di Pomala, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Peserta lomba tarik tambang tersebut diikuti sebanyak 10 orang masing-masing tim, baik dari peserta SMN asal Provinsi Bangka Belitung maupun para peserta dari anggota Paskibra di Pomala.

Terlihat para peserta lomba dari masing-masing tim memegang tali dengan genggaman yang sangat kuat. Saat juri memberi aba-aba untuk memulai, kedua tim langsung saling tarik-menarik.

Namun, tidak membutuhkan waktu yang lama, tim anggota Paskibra asal Pomala berhasil mengalahkan tim SMN asal Bangka Belitung.

Untuk diketahui, lomba tersebut merupakan kegiatan lomba rakyat, yang diselenggarakan oleh PT Antam Tbk sebagai koordinator program BUMN hadir untuk negeri di wilayah Sulawesi Tenggara brsama BUMN lainnya yaitu Asuransi Jasindo dan Indofarma. Peserta tim Paskibra (baju kuning) berhasil mengalahkan tim SMN dalam lomba tarik tambang. (ANTARA/Harianto)

Adapun jenis lomba yang disekenggarakan diantaranya lomba balap karung, tarik tambang , oanjat pinang, balap kelereng, akan kerupuk, pensil botol, cabut koin di buah, baju berantai dan lomba bakiak.

Kegiatan lomba tradisional tersebut dibuka oleh Direktur Utama PT Antam Tbk, Arie Prabowo usai menjadi inspektur upacara HUT ke-74 Kemerdekaan RI di lapangan Patepo kompleks Antam Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sultra, Sabtu.

Pembukaan lomba tradisional itu ditandai dengan kegiatan tarik tambang antara jajaran direksi dan manajemen Antam melawan barisan dari aparat desa dan kelurahan Pomalaa.

Pewarta : Muhammad Harianto
Editor : Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2024