dDsdukcapil Baubau optimalkan perekaman data e-KTP
Kamis, 24 Januari 2019 18:56 WIB
Ilustrasi. (Foto ANTARA)
Kendari (Antaranews Sultra) - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Baubau, Sulawesi Tenggara mengoptimalkan perekaman data Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP), terutama untuk mendukung kelancaran Pemilu 2019.
Kepala Seksi Pendataan Penduduk Disdukcapil Kota Baubau Wa Ode Rosdiati Sataruddin melalui pesan singkat di Kendari, Kamis, mengungkapkan sejak 2018, pihaknya memprogramkan sistem jemput bola untuk perekaman data e-KTP itu.
Ia mengatakan program tersebut ditingkatkan tahun ini, dengan sasaran utama berbagai Sekolah Menengah Atas guna melayani siswa/siswi yang berumur 17 tahun atau usia cukup umur untuk memiliki KTP.
"Untuk mengejar target KTP-el bagi pemilih pemula, kami sudah mulai jalan ke sejumlah sekolah-sekolah, dan semua sekolah memeng kami akan datangi, demi untuk mewujudkan target yang sesuai kita harapkan," kata dia.
Mereka yang berusia 17 tahun adalah kalangan pemilih pemula pada pesta demokrasi tahun ini.
Dia menjelaskan dengan langkah jemput bola itu maka para pelajar tidak perlu kerepotan lagi mengantre sejak pagi hari untuk mengurus data kependudukannya di kantor Disdukcapil setempat.
Ia mengatakan program jemput bola tidak hanya dilakukan di sekolah-sekolah. Petugas Dukcapil Baubau juga telah? melakukan hal serupa di lembaga pemasyarakatan (lapas), kantor kecamatan, bahkan hingga kelurahan.
Pihaknya siap datang ke tempat warga untuk melakukan perekaman data e-KTP,? asalkan jumlah masyarakat yang telah terdaftar mencapai di atas 10 orang.
"Tapi kadang juga pas kami datang yang merekam tidak sampai 10 orang dan itu tidak menjadi masalah," katanya.
Ia mengakui kesadaran masyarakat untuk mengurus data kependudukan masih tergolong minim.
"Sehingga upaya jemput bola diharapkan bisa mengoptimalkan kepemilikan dokumen kependudukan bagi masyarakat," kata Wa Ode Rosdiati.
Kepala Seksi Pendataan Penduduk Disdukcapil Kota Baubau Wa Ode Rosdiati Sataruddin melalui pesan singkat di Kendari, Kamis, mengungkapkan sejak 2018, pihaknya memprogramkan sistem jemput bola untuk perekaman data e-KTP itu.
Ia mengatakan program tersebut ditingkatkan tahun ini, dengan sasaran utama berbagai Sekolah Menengah Atas guna melayani siswa/siswi yang berumur 17 tahun atau usia cukup umur untuk memiliki KTP.
"Untuk mengejar target KTP-el bagi pemilih pemula, kami sudah mulai jalan ke sejumlah sekolah-sekolah, dan semua sekolah memeng kami akan datangi, demi untuk mewujudkan target yang sesuai kita harapkan," kata dia.
Mereka yang berusia 17 tahun adalah kalangan pemilih pemula pada pesta demokrasi tahun ini.
Dia menjelaskan dengan langkah jemput bola itu maka para pelajar tidak perlu kerepotan lagi mengantre sejak pagi hari untuk mengurus data kependudukannya di kantor Disdukcapil setempat.
Ia mengatakan program jemput bola tidak hanya dilakukan di sekolah-sekolah. Petugas Dukcapil Baubau juga telah? melakukan hal serupa di lembaga pemasyarakatan (lapas), kantor kecamatan, bahkan hingga kelurahan.
Pihaknya siap datang ke tempat warga untuk melakukan perekaman data e-KTP,? asalkan jumlah masyarakat yang telah terdaftar mencapai di atas 10 orang.
"Tapi kadang juga pas kami datang yang merekam tidak sampai 10 orang dan itu tidak menjadi masalah," katanya.
Ia mengakui kesadaran masyarakat untuk mengurus data kependudukan masih tergolong minim.
"Sehingga upaya jemput bola diharapkan bisa mengoptimalkan kepemilikan dokumen kependudukan bagi masyarakat," kata Wa Ode Rosdiati.
Pewarta : Abdul Azis Senong
Editor : Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Berita hukum terbaru: Red Notice Riza Chalid, uji materi KTP, hingga kasus kuota Haji
17 September 2025 8:15 WIB
Kemenkum telah koordinasi soal penahanan buronan Tannos di Changi Prison
31 January 2025 14:50 WIB, 2025
KPK berupaya penuhi syarat ekstradisi buron kasus el-KTP Paulus Tannos
25 January 2025 14:02 WIB, 2025
Ombudsman RI saran Kemendagri susun juknis cegah malaadministrasi e-KTP
02 January 2025 9:35 WIB, 2025
Terpopuler - Seputar Sultra
Lihat Juga
Pemkab Kolaka salurkan alsintan ke petani guna tingkatkan produksi pertanian
13 August 2026 17:21 WIB
DJPb sebut program MBG di Sultra jangkau 704 penerima manfaat per akhir Juli 2026
12 August 2026 14:33 WIB
Polda Sultra siagakan 631 personel antisipasi kebakaran hutan dan lahan dampak El Nino
11 August 2026 10:57 WIB