Produksi kepiting bakau Kendari capai 40 ton/tahun
Kamis, 26 Juli 2018 14:06 WIB
ilustrasi
Kendari (Antaranews Sultra) - Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mencatat produksi perikanan jenis komoditas kepiting bakau di Kota Kendari masih berkisar 30 sampai dengan 40 ton pertahunnya.
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Kendari, Agus Salim Safarullah, di Kendari, Kamis, mengatakan, dengan jumlah produk yang hanya 30 sampai 40 ton per tahunnya masih relatif kecil.
"Hal ini terjadi karena nelayan yang membudidayakan kepiting bakau masih terbatas," katanya.
Dikatakan, produksi kepiting tersebut di Kota Kendari hanya berasal dari lokasi budidaya sekitar 100 hektare.
? ?"Dengan produksi yang relatif kecil seperti saat ini sebenarnya sangat tidak menguntungkan sementara potensi sangat besar," katanya.
? ?Sebab permintaan kebutuhan kepiting bakau kata Agus Salim, sangat tinggi besar dari luar Sultra.
"Peminat atau permintaan kepiting bakau dari Kendari tidak hanya untuk kebutuhan lokal Kendari atau Sultra, tetapi sudah banyak pedagang yang mengantarpulaukan," katanya.
Disebutkan, hasil produksi budidaya kepiting bakau di Kendari, merupakan salah satu komoditas perikanan budidaya yang sudah diantarpulaukan kebeberapa daerah seperti Makassar, Bali, Surabaya dan Jakarta.
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Kendari, Agus Salim Safarullah, di Kendari, Kamis, mengatakan, dengan jumlah produk yang hanya 30 sampai 40 ton per tahunnya masih relatif kecil.
"Hal ini terjadi karena nelayan yang membudidayakan kepiting bakau masih terbatas," katanya.
Dikatakan, produksi kepiting tersebut di Kota Kendari hanya berasal dari lokasi budidaya sekitar 100 hektare.
? ?"Dengan produksi yang relatif kecil seperti saat ini sebenarnya sangat tidak menguntungkan sementara potensi sangat besar," katanya.
? ?Sebab permintaan kebutuhan kepiting bakau kata Agus Salim, sangat tinggi besar dari luar Sultra.
"Peminat atau permintaan kepiting bakau dari Kendari tidak hanya untuk kebutuhan lokal Kendari atau Sultra, tetapi sudah banyak pedagang yang mengantarpulaukan," katanya.
Disebutkan, hasil produksi budidaya kepiting bakau di Kendari, merupakan salah satu komoditas perikanan budidaya yang sudah diantarpulaukan kebeberapa daerah seperti Makassar, Bali, Surabaya dan Jakarta.
Pewarta : Suparman
Editor : Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim SAR: Anak 10 tahun yang hilang saat cari kepiting di Konut ditemukan
25 January 2025 17:48 WIB, 2025
Sekda Sultra lepas ekspor 128 ton tuna dan kepiting ke Philipina dan Amerika
20 February 2024 13:05 WIB, 2024
Basarnas temukan nelayan pencari kepiting yang hilang di Muna Barat
14 February 2024 11:03 WIB, 2024
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Pemprov Sultra perkuat sarana penghubung antarpulau guna tingkatkan perekonomian
07 February 2026 18:49 WIB
Danantara soroti pentingnya reformasi kelembagaan usai revisi outlook moody's
06 February 2026 14:52 WIB
Menkeu Purbaya meyakini keraguan Moody's bakal hilang usai lihat kinerja RI
06 February 2026 13:28 WIB
AHY optimistis pertumbuhan ekonomi dorong Indonesia keluar dari middle income trap
05 February 2026 15:08 WIB
Menko Zulhas targetkan 30 Ribu bangunan Kopdes Merah Putih rampung Mei--Juni
05 February 2026 13:40 WIB