50.000 Kuota Asuransi Nelayan Sultra
Kamis, 25 Februari 2016 12:37 WIB
Kendari (Antara News) - Pemerintah Pusat melalui Kementrian Kelautan dan Perikanan mengalokasikan kuota asuransi bagi 50.000 nelayan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sultra Askabul Kijo di Kendari, Kamis, mengatakan program asuransi bagi nelayan sangat tepat karena sehari-hari bergelut dengan profesi beresiko.
"Fasilitas asuransi bagi nelayan sangat tepat dan penting. Bayangkan para nelayan mengarungi lautan bergelombang tinggi, angin kencang disertai hujan demi mencari hidup. Sangat beresiko," kata Askabul.
Program asuransi disambut gembira kalangan nelayan serta keluarga para nelayan karena dapat membantu meringankan biaya jika sewaktu-waktu ditimpa musibah.
Dari kuota 50.000 orang nelayan sama dengan alokasi anggaran Rp12,5 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2016.
"Kuota dan anggaran sudah jelas melalui APBN namun belum direalisasikan karena menunggu petunjuk teknis dari Kementrian Kelautan dan Perikanan," ujarnya.
Data Dinas Kelautan dan Perikanan Sultra mencatat bahwa jumlah nelayan yang tersebar pada 17 kabupaten/kota sekitar 160.000 orang.
Mayoritas nelayan dalam menjalankan profesi masih menggunakan sarana tradisional sehingga harus mendapat perhatian dari pemerintah atau kalangan pengusaha yang terafiliasi.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sultra Askabul Kijo di Kendari, Kamis, mengatakan program asuransi bagi nelayan sangat tepat karena sehari-hari bergelut dengan profesi beresiko.
"Fasilitas asuransi bagi nelayan sangat tepat dan penting. Bayangkan para nelayan mengarungi lautan bergelombang tinggi, angin kencang disertai hujan demi mencari hidup. Sangat beresiko," kata Askabul.
Program asuransi disambut gembira kalangan nelayan serta keluarga para nelayan karena dapat membantu meringankan biaya jika sewaktu-waktu ditimpa musibah.
Dari kuota 50.000 orang nelayan sama dengan alokasi anggaran Rp12,5 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2016.
"Kuota dan anggaran sudah jelas melalui APBN namun belum direalisasikan karena menunggu petunjuk teknis dari Kementrian Kelautan dan Perikanan," ujarnya.
Data Dinas Kelautan dan Perikanan Sultra mencatat bahwa jumlah nelayan yang tersebar pada 17 kabupaten/kota sekitar 160.000 orang.
Mayoritas nelayan dalam menjalankan profesi masih menggunakan sarana tradisional sehingga harus mendapat perhatian dari pemerintah atau kalangan pengusaha yang terafiliasi.
Pewarta : Sarjono
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PT.Asuransi Jasindo sebut laba meningkat 256 persen yoy pada Maret 2025
26 April 2025 9:24 WIB, 2025
Kemarin, diskon tarif pesawat sampai cara dapatkan tiket KA Lebaran
13 February 2025 10:22 WIB, 2025
OJK sebutkan aset industri asuransi naik 2,03 persen per Desember 2024
03 February 2025 16:03 WIB, 2025
Pemprov DKI lakukan pendataan untuk asuransi korban kebakaran di Glodok
18 January 2025 13:37 WIB, 2025
OJK mendorong asuransi-reasuransi tingkatkan kapasitas guna hadapi risiko
18 December 2024 11:42 WIB, 2024
Terpopuler - Seputar Sultra
Lihat Juga
PT CNI percepat mitigasi lingkungan dan perkuat sinergi masyarakat di Lapao-pao Kolaka
06 May 2026 18:45 WIB