Paus terdampar di Kolaka
- 03 March 2026 20:48 WIB
Sejumlah pelajar mementaskan tari kolosal pada peringatan HUT Ke-61 Sultra di Kolaka, Sulawesi Tenggara, Kamis (24/4/2025). Tari kolosal yang diikuti puluhan pelajar tersebut menceritakan kisah Raja Mekongga dan masyarakatnya dalam mempertahankan lumbung pangannya. ANTARA Sultra/Jojon/Zk
Sejumlah pelajar mementaskan tari kolosal pada peringatan HUT Ke-61 Sultra di Kolaka, Sulawesi Tenggara, Kamis (24/4/2025). Tari kolosal yang diikuti puluhan pelajar tersebut menceritakan kisah Raja Mekongga dan masyarakatnya dalam mempertahankan lumbung pangannya. ANTARA Sultra/Jojon/Zk
Sejumlah murid sekolah dasar memainkan musik bambu pada peringatan HUT Ke-61 Sultra di Kolaka, Sulawesi Tenggara, Kamis (24/4/2025). Dalam beberapa tahun terakhir Dinas pendidikan setempat memprogramkan di setiap sekolah untuk memilih salah satu alat musik tradisional sebagai ekstrakurikuler bagi pelajar guna menjaga kelestariannya agar tetap dicintai masyarakat. ANTARA Sultra/Jojon/Zk
Penari mempertunjukan tarian serta baju adat suku Buton saat pagelaran Harmoni Sultra di lapangan merdeka, Kolaka, Sulawesi Tenggara, Jumat (25/4/2025). Pagelaran tarian tahunan tersebut mempertunjukan pakaian adat serta tarian sekitar 8 suku dan masyarakat adat di Sulawesi Tenggara, yaitu suku Buton, suku Culambacu, suku Kulisusu, suku Muna, suku Padoe, suku Tolaki, dan suku Wolio serta suku Morenene. ANTARA Sultra/Jojon/Zk
Penari mempertunjukkan tarian lariangi saat pagelaran Harmoni Sultra di lapangan merdeka, Kolaka, Sulawesi Tenggara, Jumat (25/4/2025). Pagelaran tarian tahunan tersebut mempertunjukan pakaian adat serta tarian sekitar 8 suku dan masyarakat adat di Sulawesi Tenggara, yaitu suku Buton, suku Culambacu, suku Kulisusu, suku Muna, suku Padoe, suku Tolaki, dan suku Wolio serta suku Morenene. ANTARA Sultra/Jojon/Zk