Logo Header Antaranews Sultra

Gubernur serahkan beasiswa Sultra Cerdas Rp1,8 miliar bagi 150 mahasiswa

Jumat, 22 Mei 2026 17:11 WIB
Image Print
Foto bersama Gubernur Sultra Andi Sumangerukka (ketiga kiri) dan Ketua Yayasan ASR Arnita Hapsari (ketiga kanan) usai penyerahan beasiswa Sultra Cerdas di Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (22/5/2026). (ANTARA/Sajono)

Kendari (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka menyerahkan secara simbolis beasiswa Sultra Cerdas senilai Rp1,8 miliar dari Yayasan Asmar Abadi (ASR) kepada 150 mahasiswa di Bumi Anoa.

Gubernur Sultra Andi Sumangerukka saat ditemui di Kendari, Jumat, mengapresiasi program beasiswa yang direalisasikan oleh Yayasan ASR di tengah kondisi kapasitas fiskal daerah yang sedang melemah.

"Pemprov Sultra mengapresiasi program beasiswa ini. Fiskal daerah yang rendah saat ini membutuhkan keterlibatan para pihak yang peduli terhadap dunia pendidikan," kata Andi Sumangerukka.

Ia mengungkapkan bahwa meskipun ada persepsi umum bahwa Sultra merupakan provinsi yang kaya akan sumber daya alam di sektor pertambangan, kondisi riil keuangan daerah saat ini mengalami penurunan signifikan.

Andi Sumangerukka menyebutkan dana transfer daerah pada tahun 2025 tercatat sekitar Rp800 miliar, namun pada tahun 2026 turun menjadi Rp207 miliar atau terjadi pemotongan anggaran sekitar Rp1 triliun. Di sisi lain, pemerintah daerah juga harus tetap taat pada mekanisme tata kelola keuangan yang ketat sesuai dengan nomenklatur yang berlaku.

"Tata kelola keuangan harus taat aturan dan sesuai nomenklatur. Di saat tuntutan masyarakat tinggi terhadap realisasi program, solusi yang ada saat ini adalah kehadiran Yayasan Asmar Abadi yang peduli pada pendidikan," sebut Andi Sumangerukka.

Di tempat yang sama Ketua Yayasan ASR Arnita Hapsari Andi Sumangerukka menyampaikan bahwa beasiswa tersebut diberikan kepada para mahasiswa dengan jenjang pendidikan strata satu (S1), magister (S2), dan doktor (S3).

"Besaran beasiswa untuk masing-masing penerima yakni jenjang pendidikan S1 sebesar Rp7,5 juta, magister Rp15 juta, dan doktor Rp30 juta," ucap Arnita.

Dia menyampaikan bahwa penyaluran program Beasiswa Cerdas Sultra ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam memajukan pendidikan generasi muda di daerah tersebut.

Ia menjelaskan pihak yayasan menerapkan sistem seleksi yang ketat dan objektif dalam menjaring penerima beasiswa, yang meliputi skema prestasi, kompetensi kesesuaian kebutuhan kerja, kondisi ekonomi calon penerima, serta keterwakilan daerah.

Penerapan indikator yang terukur tersebut bertujuan agar bantuan biaya pendidikan ini jatuh kepada mahasiswa yang benar-benar membutuhkan atau tepat sasaran.

"Harapan kami beasiswa pendidikan bagi 150 orang ini dimanfaatkan sebaik-baiknya. Yang menerima bisa terbantu dan kami pun memperoleh pahala," ujar Arinta.

Sementara itu, salah seorang penerima beasiswa jenjang S3 La Rangki berkomitmen untuk memanfaatkan bantuan biaya pendidikan dari Yayasan ASR ersebut dengan sebaik-baiknya demi penyelesaian studinya.

"Secara pribadi saya melihat bantuan biaya pendidikan yang diterima ini adalah bentuk perhatian yang luar biasa dari pemerintah dan yayasan," tambah La Rangki.



Pewarta :
Editor: Zabur Karuru
COPYRIGHT © ANTARA 2026