
Gubernur minta 2 Paskibraka Nasional asal Sultra jaga nama baik daerah

Kendari (ANTARA) - Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) meminta kepada dua perwakilan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2025 asal Bumi Anoa untuk selalu menjaga nama baik daerah saat mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat).
Gubernur Provinsi Sultra Andi Sumangerukka saat ditemui di Konsel, Jumat, mengatakan bahwa dua pelajar yang berhasil lolos dalam seleksi Paskibraka Nasional 2025, yaitu Muhammad Faiq Alimudin asal Kota Kendari dan Alika Zea Chanidya dari Kabupaten Muna Barat (Mubar).
“Mereka akan ke Jakarta pada 14 Juli 2025, untuk bergabung bersama perwakilan Paskibraka dari seluruh Indonesia,” kata Andi Sumangerukka saat melepas dua anggota Paskibraka Nasional perwakilan Sultra di Bandara Haluoleo, Konawe Selatan.
Dia meminta kepada dua anggota Paskibraka Nasional 2025 itu untuk terus menjaga nama baik daerah sebagai duta daerah Sultra, serta juga bisa menjalankan tugas dengan baik. sehingga, bisa membawa pulang prestasi dan kebanggaan untuk masyarakat Sultra.
“Semoga sukses di sana, pulang dalam keadaan sehat dan membawa kebanggaan untuk Sultra,” ujarnya.
Andi Sumangerukka juga menekankan kepada dua duta Sultra itu untuk menjaga tutur kata dan sikap bersama rekan-rekan ataupun pembina mereka selama mengikuti proses pendidikan hingga pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia.

“Karena mereka akan bertemu teman-teman dari berbagai provinsi, jadi harus selalu bersikap sopan dan santun. Mereka adalah cermin Sultra,” ungkap Andi Sumangerukka.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sultra Andrian menyampaikan kedua pelajar yang dilepas oleh Gubernur Sultra itu telah melewati seleksi yang ketat di tingkat provinsi.
“Ada tiga pasang calon yang dikirim ke pusat, dan hasilnya Faiq dan Alika yang ditetapkan sebagai wakil Sultra untuk Paskibraka Nasional 2025,” ucap Andrian.
Ia menjelaskan nantinya kedua perwakilan Sultra itu akan dibekali pemahaman tentang pentingnya untuk menjaga etika dan nama baik daerah. Mereka juga akan ditekankan untuk selalu mempersiapkan fisik dan mental agar siap melaksanakan tugas dengan baik.
Andrian berharap mereka bisa mendapatkan posisi yang bergengsi di Jakarta, seperti pembawa baki atau penggerek bendera.
“Kami mohon doa dari masyarakat Sultra agar mereka dapat menjalankan tugas dengan baik dan mengharumkan nama daerah,” tambah Andrian.
Pewarta : La Ode Muh. Deden Saputra
Editor:
Zabur Karuru
COPYRIGHT © ANTARA 2026
