• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Logo Header Antaranews sultra
Minggu, 18 Januari 2026
Logo Small Mobile Antaranews sultra
Logo Small Fixed Antaranews sultra
  • Home
  • Seputar Sultra
      • Kota Kendari
      • Kota Baubau
      • Kab. Bombana
      • Kab. Buton
      • Kab. Buton Selatan
      • Kab. Buton Tengah
      • Kab. Buton Utara
      • Kab. Kolaka
      • Kab. Kolaka Timur
      • Kab. Kolaka Utara
      • Kab. Konawe
      • Kab. Konawe Kepulauan
      • Kab. Konawe Selatan
      • Kab. Konawe Utara
      • Kab. Muna
      • Kab. Muna Barat
      • Kab. Wakatobi
  • Hukum & Politik
    • Wali Kota Kendari ajak kader Golkar kolaborasi sejahterakan rakyat

      Wali Kota Kendari ajak kader Golkar kolaborasi sejahterakan rakyat

      16 jam lalu

      Presiden Prabowo dorong terobosan atasi kekurangan lebih dari 100 ribu dokter

      Presiden Prabowo dorong terobosan atasi kekurangan lebih dari 100 ribu dokter

      15 January 2026 11:56 Wib

      DPR mulai bahas pembentukan RUU Perampasan Aset

      DPR mulai bahas pembentukan RUU Perampasan Aset

      15 January 2026 11:53 Wib

      Prabowo undang 1.200 guru besar sosial humaniora untuk dialog tertutup di Istana

      Prabowo undang 1.200 guru besar sosial humaniora untuk dialog tertutup di Istana

      15 January 2026 10:54 Wib

      Kapolda Sultra perkuat sinergi pengamanan di kawasan industri IPIP

      Kapolda Sultra perkuat sinergi pengamanan di kawasan industri IPIP

      14 January 2026 17:58 Wib

  • Ekonomi
    • Astra Motor siap luncurkan All New Honda Vario 125 di Kendari

      Astra Motor siap luncurkan All New Honda Vario 125 di Kendari

      15 January 2026 16:43 Wib

      Pemerintah setujui RKAB 2026 PT Vale, operasional tiga blok kembali normal

      Pemerintah setujui RKAB 2026 PT Vale, operasional tiga blok kembali normal

      15 January 2026 16:38 Wib

      Rupiah pada Kamis pagi menguat 0,08 persen jadi Rp16.851 per dolar AS

      Rupiah pada Kamis pagi menguat 0,08 persen jadi Rp16.851 per dolar AS

      15 January 2026 10:38 Wib

      IHSG Kamis pagi dibuka menguat 39,71 poin

      IHSG Kamis pagi dibuka menguat 39,71 poin

      15 January 2026 9:38 Wib

      Harga emas Antam Kamis naik menjadi Rp2,675 juta/gram

      Harga emas Antam Kamis naik menjadi Rp2,675 juta/gram

      15 January 2026 9:38 Wib

  • Olahraga
    • Real Madrid tersingkir dari Piala Raja setalah kala 3-2 atas Albacete

      Real Madrid tersingkir dari Piala Raja setalah kala 3-2 atas Albacete

      15 January 2026 8:47 Wib

      Arsenal kalahkan Chelsea melalui skor ketat 3-2

      Arsenal kalahkan Chelsea melalui skor ketat 3-2

      15 January 2026 8:45 Wib

      Bayern Muenchen kokoh di puncak klasemen Liga Jerman

      Bayern Muenchen kokoh di puncak klasemen Liga Jerman

      15 January 2026 8:43 Wib

      Gol Pio Esposito antar Inter Milan taklukkan Lecce 1-0

      Gol Pio Esposito antar Inter Milan taklukkan Lecce 1-0

      15 January 2026 8:42 Wib

      Senegal ke final Piala Afrika setelah kalahkan Mesir 1-0

      Senegal ke final Piala Afrika setelah kalahkan Mesir 1-0

      15 January 2026 8:41 Wib

  • Budaya & Pariwisata
    • Sultra dorong 6.000 kilometer persegi area hutan dan pegunungan jadi taman nasional

      Sultra dorong 6.000 kilometer persegi area hutan dan pegunungan jadi taman nasional

      06 January 2026 6:26 Wib

      Mengenal lebih dekat budaya dan wisata Sulawesi di Festival Fotografi Celebes

      Mengenal lebih dekat budaya dan wisata Sulawesi di Festival Fotografi Celebes

      18 December 2025 18:54 Wib

      ANTARA gaet komunitas gelar workshop fotografi untuk warga di Toraja Utara

      ANTARA gaet komunitas gelar workshop fotografi untuk warga di Toraja Utara

      18 December 2025 13:46 Wib

      Jangan robohkan Tongkonan kami, kepedihan masyarakat Toraja

      Jangan robohkan Tongkonan kami, kepedihan masyarakat Toraja

      17 December 2025 17:01 Wib

      LKBN ANTARA rayakan HUT ke-88 lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara

      LKBN ANTARA rayakan HUT ke-88 lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara

      14 December 2025 8:51 Wib

  • Humaniora
    • Dankodaeral VI Makassar kunjungi proyek IGP PT Vale di Morowali

      Dankodaeral VI Makassar kunjungi proyek IGP PT Vale di Morowali

      16 January 2026 10:59 Wib

      Kemenhaj catat pelunasan biaya haji di Sultra capai 102,98 persen

      Kemenhaj catat pelunasan biaya haji di Sultra capai 102,98 persen

      12 January 2026 13:32 Wib

      Sultra gelontorkan Rp72 miliar revitalisasi sekolah

      Sultra gelontorkan Rp72 miliar revitalisasi sekolah

      11 January 2026 8:37 Wib

      Mendikdasmen resmikan revitalisasi 81 sekolah di Sultra

      Mendikdasmen resmikan revitalisasi 81 sekolah di Sultra

      10 January 2026 16:25 Wib

      Mendikdasmen jamin Sultra masuk dalam program revitalisasi 71 ribu sekolah

      Mendikdasmen jamin Sultra masuk dalam program revitalisasi 71 ribu sekolah

      10 January 2026 16:24 Wib

  • Opini
    • Dunia Multipolar dan tantangan diplomasi Indonesia berbasis ketahanan nasional

      Dunia Multipolar dan tantangan diplomasi Indonesia berbasis ketahanan nasional

      15 January 2026 12:37 Wib

      Mewujudkan wisata aman bencana di Pantai Nambo, komitmen nyata untuk keselamatan publik

      Mewujudkan wisata aman bencana di Pantai Nambo, komitmen nyata untuk keselamatan publik

      27 October 2025 11:10 Wib

      Wagub beri motivasi dua pemuda Sultra yang wakili Indonesia turnamen mancing di Turki

      Wagub beri motivasi dua pemuda Sultra yang wakili Indonesia turnamen mancing di Turki

      18 October 2025 18:39 Wib

      Langkah nyata Indonesia untuk Gaza: Prabowo hadiri KTT Internasional di Kairo

      Langkah nyata Indonesia untuk Gaza: Prabowo hadiri KTT Internasional di Kairo

      13 October 2025 10:04 Wib

      MitigasiUrban Heat Island: Menyelamatkan  kota-kota di Sultra lewat tata ruang dan ruang hijau

      MitigasiUrban Heat Island: Menyelamatkan kota-kota di Sultra lewat tata ruang dan ruang hijau

      06 October 2025 13:12 Wib

  • Video
    • 397 lembar uang palsu ditemukan beredar di Sultra pada 2025

      397 lembar uang palsu ditemukan beredar di Sultra pada 2025

      Kendari inisiasi perlindungan sosial ketenagakerjaan pekerja rentan

      Kendari inisiasi perlindungan sosial ketenagakerjaan pekerja rentan

      BPK soroti sejumlah aset Pemprov Sultra yang dikuasai pihak lain

      BPK soroti sejumlah aset Pemprov Sultra yang dikuasai pihak lain

      BEI Sultra catat 33 ribu investor baru tahun 2025 didominasi kaum muda

      BEI Sultra catat 33 ribu investor baru tahun 2025 didominasi kaum muda

      Pelunasan BPIH calon jemaah Sulawesi Tenggara capai 102 persen

      Pelunasan BPIH calon jemaah Sulawesi Tenggara capai 102 persen

  • Foto
    • Lampu jalan Inner Ring Road Kendari

      Lampu jalan Inner Ring Road Kendari

      Pemerataan Infrastruktur guna dukung ekosistem kendaraan listrik di Sultra

      Pemerataan Infrastruktur guna dukung ekosistem kendaraan listrik di Sultra

      Penerapan PLTS dukung pembelajaran digitalisasi sekolah di wilayah 3T Sultra

      Penerapan PLTS dukung pembelajaran digitalisasi sekolah di wilayah 3T Sultra

      Tes urine ASN cegah penyalahgunaan narkoba

      Tes urine ASN cegah penyalahgunaan narkoba

      Program Light Up The Dream di Sultra

      Program Light Up The Dream di Sultra

  • Internasional
    • RI upayakan penyelamatan WNI ABK yang diculik bajak laut dari kapal ikan di perairan Gabon

      RI upayakan penyelamatan WNI ABK yang diculik bajak laut dari kapal ikan di perairan Gabon

      Selasa, 13 Januari 2026 13:58

      Serangan bajak laut di perairan Gabon, empat WNI dilaporkan diculik

      Serangan bajak laut di perairan Gabon, empat WNI dilaporkan diculik

      Selasa, 13 Januari 2026 10:37

      Indonesia bersama 21 negara Arab-Islam kecam pengakuan Israel atas Somaliland

      Indonesia bersama 21 negara Arab-Islam kecam pengakuan Israel atas Somaliland

      Jumat, 9 Januari 2026 13:26

      Sebanyak 12.000 anak-anak Palestina masih jadi pengungsi paksa

      Sebanyak 12.000 anak-anak Palestina masih jadi pengungsi paksa

      Senin, 5 Januari 2026 11:15

      Penahanan Jurnalis Palestina berlanjut, PJS laporkan 42 kasus sepanjang 2025

      Penahanan Jurnalis Palestina berlanjut, PJS laporkan 42 kasus sepanjang 2025

      Jumat, 2 Januari 2026 14:30

  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Simposium SMSI tegaskan Pilkada melalui DPRD sebagai alternatif demokrasi

      Simposium SMSI tegaskan Pilkada melalui DPRD sebagai alternatif demokrasi

      Kamis, 15 Januari 2026 20:47

      Pemerintah siapkan Rp335 triliun untuk program MBG di 2026

      Pemerintah siapkan Rp335 triliun untuk program MBG di 2026

      Kamis, 15 Januari 2026 16:39

      BMKG: Potensi hujan lebat-sangat lebat pada Kamis

      BMKG: Potensi hujan lebat-sangat lebat pada Kamis

      Kamis, 15 Januari 2026 8:40

      KLH evaluasi pertambangan di 14 provinsi

      KLH evaluasi pertambangan di 14 provinsi

      Rabu, 14 Januari 2026 16:34

      Waspada hujan lebat di mayoritas wilayah RI pada Rabu

      Waspada hujan lebat di mayoritas wilayah RI pada Rabu

      Rabu, 14 Januari 2026 8:06

Logo Header Antaranews Sultra

Pengamat pendidikan: Perlu kajian mendalam jika UN kembali diterapkan

id ujian nasional, penerapan un,kajian ujian nasional Selasa, 5 November 2024 14:16 WIB

Image Print
Pengamat pendidikan: Perlu kajian mendalam  jika UN kembali diterapkan

Pengamat pendidikan yang juga Dekan FKIP Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Dr Elly Hasan Sadeli. ANTARA/Dokumentasi Pribadi

Purwokerto (ANTARA) - Pengamat pendidikan Dr Elly Hasan Sadeli menilai perlu kajian dan pertimbangan matang jika Ujian Nasional (UN) kembali diterapkan sebagai ujian terstandar yang menentukan kelulusan siswa dan seleksi penerimaan peserta didik baru.

"Kemarin saya melihat Pak Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah ada upaya memberlakukan kembali Ujian Nasional. Tentu dalam perspektif saya bahwa kembalinya Ujian Nasional ini bisa menjadi isu yang kompleks, dan saya yakini akan melahirkan pro dan kontra," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa.

Ia mengatakan beberapa aspek bisa dianalisis dari rencana penerapan kembali UN, antara lain dampak dari kualitas pendidikan, kesiapan sekolah, dan kesiapan siswa.

Selain itu, kata dia, harus dilihat pula bagaimana relevansi UN sebagai alat evaluasi pendidikan di era modern.

"Jadi yang pasti ada yang pro dan ada yang kontra meskipun mungkin beberapa guru setuju, beberapa guru tidak setuju. Bahkan menurut saya, yang paling banyak tidak setuju itu pasti siswa," kata Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) itu.

Kendati demikian, dia mengakui Ujian Nasional merupakan salah satu alat ukur standar pendidikan, sehingga rencana pemberlakuan kembali UN diprediksi didasari oleh kebutuhan untuk memastikan standar nasional pendidikan.

Ia mengatakan hal itu disebabkan dengan adanya UN, pemerintah seperti punya instrumen untuk mengevaluasi dan membandingkan capaian siswa di berbagai wilayah Indonesia.

"Ini tentu saja bisa membantu pemerintah untuk mengidentifikasi kesenjangan kualitas pendidikan kita yang memang belum merata. Namun, pertanyaannya apakah UN ini alat ukur terbaik untuk tujuan, nah ini yang masih dipertanyakan terutama dengan adanya metode penilaian alternatif seperti Asesmen Nasional," katanya.

Dalam hal ini, kata dia, Asesmen Nasional dilakukan untuk mengukur tiga hal yang meliputi asesmen kompetensi minimum, survei karakter, dan survei lingkungan belajar.

Akan tetapi, kata dia, Asesmen Nasional tersebut tidak dijadikan satu-satunya alat untuk melegitimasi siswa itu lulus atau tidak lulus.

"Kritik saya terhadap UN itu karena fokusnya lebih kepada hasil. Nah, ini tentu saja bisa mengurangi kualitas pembelajaran," katanya.

Dengan demikian, kata dia, guru dan siswa atau peserta didik kemungkinan lebih cenderung mengutamakan persiapan UN daripada pemahaman mendalam terhadap materi tertentu.

Oleh karena itu, muncul istilah kegiatan belajar mengajar hanya untuk kepentingan tes atau pembelajaran yang difokuskan pada soal-soal ujian.

Menurut dia, hal itu mengakibatkan proses pembelajaran menjadi terbatas pada materi yang akan diuji, sehingga mengurangi pengembangan keterampilan berpikir kritis dan kreativitas siswa serta mengurangi kemampuan siswa dalam memecahkan masalah.

"Kemudian kesiapan infrastruktur dan guru harus diperhatikan karena kita tidak bisa pukul rata, sementara di berbagai wilayah infrastukturnya tidak merata seperti ketersediaan sumber daya manusia dan teknologi," katanya,

Menurut dia, kondisi tersebut menyebabkan ketidaksetaraan peluang siswa untuk sukses di UN, sehingga pada akhirnya akan memperbesar kesenjangan pendidikan antarwilayah.

Dengan demikian jika UN akan dijadikan sebagai satu-satunya alat ukur kelulusan, kata dia, tentu harus disiapkan lebih dulu infrastuktur dan gurunya agar merata.

"Juga harus diperhatikan dampak psikologis pada siswa karena UN dapat meningkatkan stres pada siswa terutama jika UN menjadi satu-satunya alat penentu kelulusan," katanya menjelaskan.

Ia mengatakan evaluasi pendidikan di banyak negara tidak hanya bertumpu pada satu tes atau ujian akhir yang seragam.

Bahkan saat sekarang, kata dia, sistem pendidikan di beberapa negara maju sudah mulai bergeser ke arah asesmen yang berbasis pada kompetensi, yang lebih menilai kemampuan praktis siswa dalam menghadapi kehidupan nyata.

"Mungkin kita bisa mengadopsi seperti itu meskipun memang UN bukan sesuatu yang keliru, karena merupakan alat ukur yang paling gampang untuk menentukan kelulusan," katanya.

Terkait dengan hal itu, Elly mengatakan pemberlakuan kembali UN memerlukan pertimbangan yang matang dalam relevansinya untuk memenuhi tujuan pendidikan nasional, terutama di tengah perubahan dan inovasi dalam sistem pendidikan modern.

"Jika memang perlu diterapkan kembali, pemerintah perlu memastikan bahwa UN tidak menjadi satu-satunya penilaian, apalagi untuk menentukan kelulusan," katanya menegaskan.*

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pengamat pendidikan: Perlu kajian matang jika UN kembali diterapkan

Pewarta : Sumarwoto
Editor: Abdul Azis Senong
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
  • facebook
  • Twitter
  • Whatsapp
  • pinterest
Cetak

Berita Terkait

Komisi X DPR wacanakan rencana UN diadakan kembali

Komisi X DPR wacanakan rencana UN diadakan kembali

Selasa, 29 Oktober 2024 18:01

Mendikbud Nadiem terbitkan surat edaran peniadaan UN dan ujian sekolah

Mendikbud Nadiem terbitkan surat edaran peniadaan UN dan ujian sekolah

Kamis, 4 Februari 2021 11:38

UN madrasah tsanawiyah dan aliyah tahun ini dibatalkan

UN madrasah tsanawiyah dan aliyah tahun ini dibatalkan

Rabu, 25 Maret 2020 12:10

Panitia menyiapkan antiseptik cegah Covid-19 bagi peserta ujian nasional

Panitia menyiapkan antiseptik cegah Covid-19 bagi peserta ujian nasional

Senin, 16 Maret 2020 13:49

Kewaspadaan virus corona di Sultra tak menghambat ujian nasional SMK

Kewaspadaan virus corona di Sultra tak menghambat ujian nasional SMK

Senin, 16 Maret 2020 11:00

Corona, Gubernur tunda ujian nasional SMA dan SMK se-DKI Jakarta

Corona, Gubernur tunda ujian nasional SMA dan SMK se-DKI Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2020 15:58

Kemendikbud menegaskan UN tidak dihapus hanya ganti format

Kemendikbud menegaskan UN tidak dihapus hanya ganti format

Kamis, 12 Desember 2019 13:11

Tahun 2021, Mendikbud ganti ujian nasional dengan penilaian kompetensi

Tahun 2021, Mendikbud ganti ujian nasional dengan penilaian kompetensi

Rabu, 11 Desember 2019 13:00

  • Terpopuler
Wali Kota Kendari ajak kader Golkar kolaborasi sejahterakan rakyat

Wali Kota Kendari ajak kader Golkar kolaborasi sejahterakan rakyat

16 jam lalu

BMKG sebut sesar aktif sebabkan gempa bumi di Koltim

BMKG sebut sesar aktif sebabkan gempa bumi di Koltim

16 jam lalu

  • Top News
BPK soroti beberapa aset Pemprov Sultra dikuasai pihak lain

BPK soroti beberapa aset Pemprov Sultra dikuasai pihak lain

Mantan Bupati Koltim Abd Azis jalani sidang perdana korupsi RSUD di PN Kendari

Mantan Bupati Koltim Abd Azis jalani sidang perdana korupsi RSUD di PN Kendari

Mendikdasmen jamin Sultra masuk dalam program revitalisasi 71 ribu sekolah

Mendikdasmen jamin Sultra masuk dalam program revitalisasi 71 ribu sekolah

KPK umumkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil jadi tersangka kasus kuota haji

KPK umumkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil jadi tersangka kasus kuota haji

Polda amankan 4 anggota Brimob terkait kasus penembakan warga di Bombana

Polda amankan 4 anggota Brimob terkait kasus penembakan warga di Bombana

ANTARA News Sulawesi Tenggara
Logo Footer Antaranews sultra
sultra.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Home
  • Terkini
  • Top News
  • Terpopuler
  • Nusantara
  • Nasional
  • Seputar Sultra
  • Hukum & Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hiburan & Lifestyle
  • Sosial & Budaya
  • Internasional
  • Opini
  • Foto
  • Video
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA
  • Home
  • Nasional
  • Seputar Sultra
  • KTI
  • Internasional
  • Hukum
  • Artikel
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Umum
  • Foto
  • Video