Damri Kendari siapkan 23 armada antisipasi terjadinya lonjakan penumpang Lebaran

id Damri,mudik

Damri Kendari siapkan 23 armada antisipasi terjadinya lonjakan penumpang Lebaran

General Manager Perum Damri Kendari, Junaid (tengah) saat bersama dengan petugas perhubungan di Terminal Baruga Kendari. (Foto ANTARA/Azis Senong)

Kendari (ANTARA) - Perum Damri Kendari provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra)   menyiapkan sebanyak 23 unit armada guna mengantisipasi lonjakan penumpang saat mudik lebaran.

General Manager Perum Damri Kendari, Junaid di Kendari, Rabu mengatakan, selain menyiapkan armada, pihaknya juga melakukan pengecekan fisik kendaraan secara berkala, untuk memberi rasa aman dan nyaman penumpang mudik selama di perjalanan.

"Kami masih menunggu surat keputusan pemerintah pusat tentang kepastian mudik lebaran tahun ini, namun sarana angkutan mudik lebaran jauh hari sudah disiapkan untuk memudahkan masyarakat melakukan perjalanan mudik," ujarnya.

Ia mengatakan, setiap kendaraan akan dicek, mulai kondisi fisik maupun interriornya termasuk di Damri. Artinya Tim akan turun kelapangan untuk mengadakan ramp chek ke setiap poll masing-masing.

Sementara itu, kepala UPTD Sarana-Prasarana Perhubungan Wilayah Daratan Dinas Perhubungan Sultra Asrin mengungkapkan, seluruh rute yang akan dilalui armada Damri, diprediksi berjalan lancar.

"Untuk rute atau jalan yang akan dilalui Damri angkutan lembaran, saya pikir tidak ada masalah, karena semua ruas jalan sudah bagus, sehingga kita harapkan mudik lebaran tahun ini bisa berjalan lancar dan aman, tapi semuanya kita tunggu keputusan pemerintah," ujar Asrin.

Sejauh ini, Perum Damri Kendari menyiapkan 14 unit angkutan perintis, 4 unit angkutan kota dalam provinsi, termasuk dua unit armada untuk melayani kawasan wisata Wakatobi.

Selain itu, jelang puncak arus mudik lebaran, perum Damri juga menyiapkan tiga armada cadangan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang, terutama rute Kendari- Baubau- Buton-Muna Barat, Ereke Buton Utara dan Kendari- Mawasangka Buton Tengah.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar