Logo Header Antaranews Sultra

Seorang calhaj asal Wakatobi meninggal di Makassar

Selasa, 7 Agustus 2018 01:23 WIB
Image Print
JCH asal Sultra kloter 20 UPG saat menaiki pesawat untuk diberangkatkan ke Arab Saudi dari Bandara Hasanuddin Makassar, Jumat. Kloter 20 UPG merupakan JCH perdana asal Sultra yang diberangkatkan. (foto Antara/Suparman) (foto Antara/Suparman/)

Kendari (Antaranews Sultra) - Seorang calon haji (Calhaj) Sulawesi Tenggara dari Kelurahan Patipelong, Kecamatan Tomia Timur, Kabupaten Wakatobi Wa Juna (53), meninggal dunia di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin.

? ?Kasubag Humas Kemenag Sultra, Rahmad, mengatakan Calhaj tersebut meninggal dunia setelah mendapat perawatan medis akibat komplikasi penyakit yang dialaminya.

? ?"Juna meninggal sekitar pukul 05.30 Wita tadi pagi di RS Wahidin Makassar," katanya.

? ?Kepala Bagian Kesra Wakatobi, Sahibudin, mengaku almarhumah sudah pernah mendapat perawatan di RSUD Wakatobi terhadap sakit yang diderita sebelum berangkat ke Asrama Haji Sudiang Makassar.

? ?"Almarhumah memang sudah pernah mendapat perawatan di RSUD Wakatobi sebelum ke Makassar, dan ketika tiba di Makassar penyakitnya kambuh lagi dan sempat dilarikan ke RS Wahidin," katanya.

? ?Jenasah almarhumah kata Sahibudin, langsung diterbangkan dari Makassar ke Wakatobi via Bandara Halu Oleo menggunakan Wing Air.

? ?Menurut Sahibudin, dengan meninggalnya Wa Juna, maka jumlah JCH asal Wakatobi berkurang dari total 93 orang menjadi 89 orang.

? ?"Karena ada tiga orang lainnya yang batal berangkat yakni suami dari almarhumah Wa Juna yang menunda keberangkatannya tahun depan. Kemudian ada dua JCH lainnya membatalkan keberangkatnnya sesaat akan berangkat ke Makassar karena sakit," katanya.



Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2026