
Bulog Sultra lepas 60 ton beras OP

Kendari (Antaranews Sultra) - Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Kementerian Perdagangan RI, Rabu, melepas empat truk bermuatan 60 ton beras jenis medium untuk kegiatan operasi pasar (OP) di Kota Kendari.
"Pelepasan beras medium ini dalam rangka operasi pasar serentak seluruh Indonesia," kata Kepala Pengembangan Produk Ekspor Kemendag RI, Ari Satria usai pelepasan beras dimulai dari pusat distribusi Bulog Divre Sultra.
Ia mengatakan, operasi pasar tersebut bertujuan menstabilkan harga beras medium di tingkat pedagang atau pasar tradisional.
"Salah satu tugas pemerintah bersama Bulog adalah menjaga kestabilan harga beras di masyarakat dengan cara menggelar operasi pasar," kata Ari didampingi Kadivre Bulog Sultra, La Ode Amijaya Kamaluddin.
Ia mengatakan, sasaran operasi pasar beras itu adalah pasar tradisional yang banyak pengunjungnya di Kota Kendari, yakni Pasar Sentral Kota, Pasar Mandonga, Pasar Wuawua, dan Pasar Anduonohu.
Harga beras yang dijual melalui operasi pasar tersebut di bawah harga eceran tertinggi atau HET, yakni Rp9.350 per kilogram.
Ia menjelaskan bahwa berdasarkan Permendag Nomor 57 Tahun 2017, harga eceran tertinggi (HET) beras kualitas medium di wilayah Sulawesi sebesar Rp9.450 per kilogram.
"Beras OP ini digelontorkan dengan harga Rp9.350, masih Rp100 di bawah HET," katanya.
(T.KR-SPR/B/S024/S024) 10-01-2018 22:07:45
Pewarta : Suparman
Editor:
M Sharif Santiago
COPYRIGHT © ANTARA 2026
