
Jaringan Irigasi Pertanian Wawotobi Butuh Perbaikan

Kendari (Antara Sultra) Jaringan irigasi pertanian di Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe, membutuhkan perbaikan karena sebagian besar dari jaringan irigasi di wilayah tersebut sudah rusak parah.
"Saya banyak mendengar keluhan dari para petani soal kerusakan jaringan irigasi pertanian di Wawotobi. Para petani di wilayah tersebut sangat mengharapkan perbaikan jaringan irigasi sehingga kebutuhan air bagi persawahan mereka terpenuhi," katanya anggota DPRD Sultra, H Litanto di Kendari, Senin.
Menurut dia, akibat kerusakan saluran irigasi di beberapa desa seperti di Desa Bele-bele, Desa Laloea dan Ranomenda, lahan persawahan para petani tidak berproduksi maksimal.
Bahkan kata dia, pada setiap musim hujan, perkampungan warga di sejumlah desa selalu terendam banjir akibat drainase desa tidak lagi berfungsi normal.
"Diharapkan para kepala desa yang menerima dana desa dengan nilai berkisar antara Rp900 juta hingga Rp1 miliar lebih dapat memperbaiki jaringan irigasi desa atau drainase desa dengan menggunakan dana desa," katanya.
Dengan begitu ujarnya, sawah para petani di sejumlah desa di wilayah Kecamatan Wawotobi bisa berproduksi maksimal dan perkampungan warga bisa aman dari banjir.
"Kalau sawah para petani bisa berproduksi maksimal, maka dapat dipastikan tingkat kesejahteraan keluarga petani dapat dupastikan akan meningkat," katanya.
Pewarta : Agus
Editor:
Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2026
