
Balon Wali Kota Angkat Isu Air Bersih

Kendari (Antara News) - Penanganan masalah air bersih menjadi jualan politik pada penyampaian visi misi dan uji kelayakan/kepatutan serta visi misi sembilan bakal calon wali kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), yang akan diusung partai berlambang bintang mercy itu untuk bertarung pada pilkada serentak tahun 2017, Sabtu.
Ketua DPD Demokrat Sultra Muhammad Endang mengatakan dari visi misi balon wali kota tersebut menyatakan keberhasilan pemerintah Kendari saat yang telah meraih segudang prestasi diberbagai bidang diakui, hanya satu masalah yang susah teratasi yakni air bersih.
"Mereka menawarkan beberapa solusi yang akan dilakukan jika nantinya bisa terpilih menjadi wali kota Kendari," katanya.
Isu lain yang banyak dibahas lanjut Endang, adalah masalah pendidikan, penanganan banjir, listrik dan penanganan teluk Kendari dari pendangkalan.
Ke-9 bakal calon wali kota Kendari yang memaparkan visi misi sekaligus uji kelayakan dan kepatuhan tersebut adalah Muhammad Zayat Kaimoeddin, Andi Musakir Mustafa, Abdul Rasak, Abdurahman Saleh, Ishak Ismail, Sudarmanto, Musadar Mapasomba, Amarullah dan Muhtar Hasanuddin.
Uji tersebut dihadiri Bendahara Umum DPP Demokrat Indrawati Sukadis sekaligus membuka acara tersebut, hadir pula Anggota DPR RI Umar Arsal dan Wakil Ketua Bapilu DPP Demokrat Andi Nurpati.
Dalam melakukan "fit and propert test" sekaligus penyampaian visi misi itu, kata dia, panelisnya melibatkan pengurus DPD dan DPP Partai Demokrat, juga pihaknya melibatkan pimpinan perguruan tinggi/akademisi dan pimpinan media yang ada di daerah itu.
"Kegiatan ini merupakan rangkaian penjaringan bakal calon wali kota Kendari yang dilakukan Demokrat," kata Endang.
Menurut Endang, setelah melakukan penyampaian visi misi dan uji kelayakan, maka langkah berikutnya akan dilakukan survei kepada sembilan bakal calon tersebut untuk mencari empat besar kemudian diserahkan ke DPP Demokrat yang akan menentukan satu orang.
Pewarta : Suparman
Editor:
Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
