Logo Header Antaranews Sultra

Atlet Sultra Ancam Hengkang

Selasa, 4 Februari 2014 20:34 WIB
Image Print

Kendari, (Antara News) - Pedayung Sulawesi Tenggara (Sultra) mengancam hengkang ke daerah lain karena menilai pemerintah daerah dan pengurus dayung tidak serius membina atlet menuju prestasi.

Pedayung Sultra Ali Darta di Kendari, Selasa, mengatakan bahwa ketidakikutsertaan pada kejurnas awal 2014 adalah bukti tidak seriusnya pemerintah daerah dan pengurus dayung mendorong atlet berprestasi.

"Atlet hengkang ke daerah lain jangan dipersepsikan mencari materi tetapi bisa saja karena merasa pembinaan di daerah asal tidak serius," kata Ali, penyumbang medali emas SEA Games Vietnam 2013.

Pedayung nasional lainnya, Jamaludin, mengatakan bahwa kerugian besar bagi daerah yang tidak mengikutsertakan atletnya pada event Kejurnas.

"Kejurnas sangat penting artinya bagi pembinaan atlet karena sebagai ajang mengukur kemampuan dan menimba pengalaman bertanding," kata Jamaludin, penyumbang emas bagi Indonesia pada SEA Games Vietnam 2013.

Pencinta dayung, kata Jamaludin, mempertanyakan tanggung jawab pengurus yang tidak mencari solusi untuk mengatasi masalah dana yang menghambat pengiriman atlet ke Kejurnas 2014.

"Kendala dana sudah klasik. Mestinya pengurus berupaya mencari dana secara maksimal sehingga ada duta Sultra yang ikut kejurnas walaupun hanya beberapa nomor pertandingan" kata Jamal.

Sekretaris Umum PODSI Firman mengimbau atlet menyikapi ketidakikutsertaan kontingen Sultra ke kejurnas dengan jiwa besar karena pengurus sudah meminta bantuan dana ke Pemprov Sultra melalui KONI.

"Pengurus siap menerima cercahan atlet ataupun pencinta dayung karena sesungguhnya sudah berupaya untuk memberangkatkan atlet ke kejurnas, tetapi gagal," kata Firman.

Ia mengimbau atlet dan pelatih agar tidak menanggapi ketidakikutsertaan di kejurnas secara berlebihan karena tidak ada yang menghendaki.

"Saya ini mantan atlet yang dapat memahami kekecewaan seorang atlet karena tidak ikut kejurnas. Inilah kenyataan yang harus diterima," kata Firman.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026