Logo Header Antaranews Sultra

Harga Bumbu Masak Di Kendari Stabil

Kamis, 11 Agustus 2011 10:00 WIB
Image Print
Pedagang Bumbu Masak Di Pasar PKL Kota Kendari (Foto Antara/Azis Senong)
"Meskipun terjadi kenaikan untuk beberapa hari kedepan ini, diperkirakan masih dalam batas yang wajar,"

Kendari (ANTARA News) - Harga bumbu masak di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), seperti cabai merah, bawang putih, bawang merah dan ketumbar, kembali stabil setelah pada awal Ramadhan 1432 Hijriah sempat naik.

Pantauan di sejumlah pasar di Kendari, Kamis, menunjukkan kenaikan harga bumbu masak itu masih dalam batas wajar sehingga tidak meresahkan masyarakat setempat.

Harga cabai merah kini Rp20.000 per kilogram yang sebelumnya Rp25.000 perkilogram dan bawang merah Rp30.000 per kilogram hingga Rp33.000 perkilogram, sebelumnya Rp36.000 per kilogram.

"Meskipun terjadi kenaikan untuk beberapa hari kedepan ini, diperkirakan masih dalam batas yang wajar," kata Ny Miladin, penjual bawang merah di Pasar Mandonga Kendari.

Begitu pula dengan jenis bumbu masak lainnya seperti ketumbar, kemiri, pala dan kayu manis masih stabil dan stoknya cukup tersedia.

Para pedagang bumbu,mengatakan sebelumnya harga cabai dan bawang merah sempat naik menyusul persediaan di tingkat pedagang pengecer menipis. Namun selama dua pekan terakhir stoknya banyak sehingga harganya kembali turun.

Salah seorang pedagang lainya, Ny Erni mengatakan, bumbu masak dan sayuran itu umumnya didatangkan dari luar daerah seperti Makassar dan Pulau Jawa, sehingga bila terjadi keterlambatan pengiriman maka langsung memicu kenaikan harganya di pasaran.

Produklokal di Kota Kendari dan kabupaten lain di Sultra masih tergolong cukup sehingga harganya belum meningkat.

Bahan baku yang dijual di pasaran umumnya diperoleh dari luar Kota Kendari dengan menggunakan angkutan ekspedisi darat dan laut.

Bawang merah, kentang, bawang putih dan wortel semuanya merupakan produk dari Pulau Jawa yang harus diangkut melalui beberapa pelabuhan baru bisa tiba di pasaran Kota Kendari.

Sementara produk sayuran lainnya seperti buncis, kentang, kol, wortel serta cabai, umumnya didatangkan dari Kabupaten Enrekang Sulawesi Sealatan.

Kadis Perindagkop Kota Kendari, Syam Alam mengatakan, hingga saat ini persediaan bumbu dapur di tingkat pedagang cukup tersedia, bahkan untuk menghadapi Ramadhan tahun ini masih cukup aman.

"Hingga saat ini, peresdiaan bumbu dapur cukup banyak sehingga harganya pun relatif stabil di tingkat pedagang pengeser," ujarnya. (Ant).



Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026