Jakarta (ANTARA) - Universitas Indonesia (UI) dan McGill University, Kanada, siap memperkuat kerja sama akademik dan riset di bidang kesehatan serta meningkatkan mobilitas akademik antara kedua institusi.
Rektor UI Prof Heri Hermansyah dalam keterangannya di Depok, Sabtu, menyampaikan kolaborasi ini merupakan upaya UI dalam memperkuat jejaring akademik global guna meningkatkan kualitas pendidikan dan riset.
“Kerja sama dengan McGill University membuka peluang besar dalam riset multidisiplin, terutama di bidang kesehatan dan teknologi. Kami ingin mendorong penelitian yang tidak hanya inovatif, tetapi juga berdampak langsung bagi masyarakat, baik di Indonesia maupun secara global,” kata Prof Heri.
McGill University merupakan salah satu universitas riset terbaik di dunia yang secara konsisten menempati peringkat teratas dalam berbagai pemeringkatan akademik internasional.
Berbasis di Montreal, Kanada, McGill University dikenal atas keunggulan dalam penelitian multidisiplin dan memiliki jaringan akademik yang luas di berbagai negara.
Dengan lebih dari 300 program akademik dan 130+ perjanjian kolaborasi internasional, McGill University menjadi pusat inovasi dalam bidang kesehatan, sains, dan teknologi.
President and Vice-Chancellor McGill University Prof Deep Saini mengatakan kerja sama dengan UI adalah bagian dari strategi global McGill University dalam membangun kemitraan akademik yang berdampak luas.
"Sebagai universitas riset ternama, McGill University memiliki visi untuk membangun kemitraan berbasis inovasi dan hasil nyata. Dengan UI, kami melihat peluang besar dalam pengembangan riset kesehatan, keberlanjutan, serta mobilitas akademik yang dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi,” ujarnya.
Dalam pertemuan itu para delegasi UI dan McGill University membahas berbagai inisiatif kerja sama, termasuk pengembangan program double degree, pertukaran mahasiswa dan staf akademik, serta skema joint Ph.D Cotutelle.
Salah satu fokus utama yang dibahas adalah penguatan riset di bidang kesehatan, yang menjadi prioritas kedua universitas.
Dekan Fakultas Kedokteran UI Prof Ari Fahrial Syam menekankan pentingnya kerja sama dalam penelitian penyakit infeksi, kesehatan masyarakat global, serta peningkatan kapasitas tenaga medis melalui program residensi dan fellowship bersama.
Ia mengatakan McGill University dikenal sebagai pusat riset kesehatan dunia dan UI ingin memperdalam kolaborasi dalam bidang ini.
"Kami melihat peluang besar untuk mengembangkan program bersama, seperti penelitian epidemiologi, inovasi dalam pengobatan berbasis teknologi, serta peningkatan kapasitas tenaga medis," katanya.
Selain bidang kesehatan, diskusi juga mencakup potensi kolaborasi dalam riset keberlanjutan dan kecerdasan buatan (AI), yang merupakan salah satu bidang unggulan McGill University.
Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi UI Prof Hamdi Muluk menekankan pentingnya kerja sama ini untuk menghasilkan inovasi yang aplikatif dan berdampak nyata.
“Kolaborasi ini bukan hanya tentang memperkuat riset yang sedang berjalan, tetapi juga membuka peluang baru dalam teknologi medis, keberlanjutan, dan kecerdasan buatan untuk mendukung inovasi akademik ke depan,” katanya.
Ke depan UI dan McGill University sepakat untuk mengembangkan beberapa inisiatif kolaboratif, seperti peningkatan jumlah mahasiswa dan dosen dalam program pertukaran akademik, pembentukan skema riset bersama di bidang kesehatan dan teknologi, serta eksplorasi peluang pendanaan riset internasional.
Keduanya juga akan menjajaki kemungkinan penerapan teknologi medis berbasis kecerdasan buatan sebagai bagian dari proyek riset bersama yang dapat diimplementasikan dalam sistem kesehatan Indonesia.
UI dan McGill University Kanada kolaborasi riset kesehatan global
Sabtu, 8 Maret 2025 12:44 WIB
Rektor UI, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah (ANTARA/ Foto: Humas UI)
Pewarta : Feru Lantara
Editor : Sarjono
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
LPEM: BI perlu evaluasi Efektivitas kebijakan, tahan BI-Rate di 5 persen
17 September 2025 11:33 WIB
Lima tahun berturut-turut UI konsisten tempati peringkat pertama di Indonesia
13 March 2025 13:28 WIB, 2025
Guru Besar UI sebut Pemangkasan rating Goldman Sachs kurang baik bagi pasar
11 March 2025 14:08 WIB, 2025
Guru Besar UI merekomendasikan 12 strategis cegah karies anak usia dini
28 January 2025 9:47 WIB, 2025
Terpopuler - Nasional
Lihat Juga
Petani tembakau-cengkeh minta perlindungan pemerintah soal aturan kemasan rokok
28 May 2026 11:26 WIB
Presiden Prabowo ingin wujudkan hukum adil dan kesejahteraan dirasakan seluruh rakyat
20 May 2026 12:09 WIB