KENDARI (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan pengasapan atau fogging di setiap kecamatan di Kabupaten Muna untuk memberantas sarang nyamuk aedes Aegypti penyebab demam berdarah dengue (DBD).

Kepala Dinkse Kabupaten Muna Tasrim Dario, S.KM di Muna, Kamis, mengatakan bahwa  fogging terus gencar dilakukan di Kabupaten Muna sejak 2023.

"Sejak Januari 2024, kami fokus untuk menyemprot di kecamatan-kecamatan. Hari ini dilaksanakan di Puskesmas Dana, Puskesmas Wapunto, Kecamatan Katobu, dan Kecamatan Batalaiworu," kata Tasrim Dario.

Ia menyebutkan, selain melakukan fogging di setiap lokasi yang terdapat kasus DBD, pihaknya juga melaksanakan penyuluhan keliling sekaligus memberikan edukasi kepada para masyarakat untuk memberantas DBD, dengan menggunakan mobil penyuluhan.

"Dalam kegiatan itu sekaligus juga kami melakukan penyelidikan epidemologi untuk memantau tingkat sebaran penyakit DBD," ujarnya.

Tasrim Dario membeberkan bahwa hingga saat ini terdapat sebanyak 80 orang yang terpapar kasus DBD, dengan lokasi yang terbanyak terdapat di Kecamatan Katobu dan Kecamatan Batalaiworu,  Kecamatan Wapunto dan Kecamatan Dana, Kabupaten Muna.

“Data yang masuk kepada kami sejak Senin pekan ini sudah 80 orang masyarakat yang kena DBD. Lokasi DBD yang terbanyak ada di Kecamatan Batalaiworu dan Katobu. Kemudian Wapunto dan Dana,” jelas Tasrim Dario.

Ia juga, mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Muna untuk bersama-sama memberantas nyamuk penyebab DBD dengan melakukan gerakan 3M dan selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

"Agar menerapkan hidup bersih dan mengonsumsi makanan bergizi. Lingkungan rumah dan rumah harus bersih dan tutup tempat-tempat penampungan air, agar tidak dijadikan tempat bertelur nyamuk DBD," tambah Tasrim Dario.


Pewarta : La Ode Muh. Deden Saputra
Editor : Zabur Karuru
Copyright © ANTARA 2024