Dinkes Kendari minta camat dan lurah waspada penularan DBD
Rabu, 10 Januari 2024 9:50 WIB
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Kendari Ellfi. (ANTARA/Andry Denisah)
Kendari (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Kendari di Provinsi Sulawesi Tenggara meminta pemerintah kecamatan dan kelurahan meningkatkan kewaspadaan menghadapi penularan penyakit demam berdarah dengue (DBD).
"Telah kami imbau camat dan lurah agar menekankan kepada warganya melakukan upaya 3M Plus sebagai upaya pencegahan DBD," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Kendari Ellfi di Kendari, Rabu.
Menurut dia, Dinas Kesehatan Kota Kendari juga sudah melakukan penyuluhan mengenai pencegahan penularan DBD ke daerah-daerah yang dinilai rawan.
"Juga telah kami lakukan penyuluhan ke rumah-rumah secara pribadi maupun mengumpulkan warga kemudian kami beri edukasi tentang 3M Plus agar bisa diterapkan di rumah masing-masing," katanya.
3M Plus mencakup kegiatan menguras, membersihkan, dan menutup penampungan air, mengubur atau mendaur ulang barang bekas yang bisa menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk, menaburkan larvasida ke penampungan air yang sulit dibersihkan, menggunakan obat nyamuk, menggunakan kelambu, dan menanam tanaman pengusir nyamuk.
Ellfi menyampaikan bahwa pengasapan lingkungan permukiman menggunakan insektisida hanya dilakukan setelah penelitian epidemiologi dilakukan di daerah dengan kasus penularan DBD.
"Tidak semua kasus layak dilakukan fogging, tetapi mesti dilihat dulu indikatornya, yang pertama adanya kasus, kemudian yang kedua dilakukan survei jentik bila di atas dari 5 persen radius 100 meter dari rumah tempat terjadinya kasus barulah layak fogging," ia menjelaskan.
Ia menambahkan, faktor lain yang menjadi pertimbangan dalam pelaksanaan pemberantasan nyamuk perantara penularan virus dengue dengan pengasapan menggunakan insektisida adalah persetujuan dan kesediaan masyarakat.
"Telah kami imbau camat dan lurah agar menekankan kepada warganya melakukan upaya 3M Plus sebagai upaya pencegahan DBD," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Kendari Ellfi di Kendari, Rabu.
Menurut dia, Dinas Kesehatan Kota Kendari juga sudah melakukan penyuluhan mengenai pencegahan penularan DBD ke daerah-daerah yang dinilai rawan.
"Juga telah kami lakukan penyuluhan ke rumah-rumah secara pribadi maupun mengumpulkan warga kemudian kami beri edukasi tentang 3M Plus agar bisa diterapkan di rumah masing-masing," katanya.
3M Plus mencakup kegiatan menguras, membersihkan, dan menutup penampungan air, mengubur atau mendaur ulang barang bekas yang bisa menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk, menaburkan larvasida ke penampungan air yang sulit dibersihkan, menggunakan obat nyamuk, menggunakan kelambu, dan menanam tanaman pengusir nyamuk.
Ellfi menyampaikan bahwa pengasapan lingkungan permukiman menggunakan insektisida hanya dilakukan setelah penelitian epidemiologi dilakukan di daerah dengan kasus penularan DBD.
"Tidak semua kasus layak dilakukan fogging, tetapi mesti dilihat dulu indikatornya, yang pertama adanya kasus, kemudian yang kedua dilakukan survei jentik bila di atas dari 5 persen radius 100 meter dari rumah tempat terjadinya kasus barulah layak fogging," ia menjelaskan.
Ia menambahkan, faktor lain yang menjadi pertimbangan dalam pelaksanaan pemberantasan nyamuk perantara penularan virus dengue dengan pengasapan menggunakan insektisida adalah persetujuan dan kesediaan masyarakat.
Pewarta : Azis Senong/Andry Denisah
Editor : Abdul Azis Senong
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Kendari sediakan pangan murah untuk penuhi kebutuhan masyarakat jelang Ramadhan
10 February 2026 14:46 WIB
Pemkot Kendari harapkan TMMD perkuat nilai sosial dan kualitas bermasyarakat
10 February 2026 14:45 WIB
Imigrasi Sultra gandeng Ombudsman dab BIN perkuat pengawasan pelayanan publik
10 February 2026 14:24 WIB
BI catat investasi industri dan program MBG dorong pertumbuhan ekonomi Sultra pada 2025
10 February 2026 13:13 WIB
Terpopuler - Kota Kendari
Lihat Juga
Pemkot Kendari harapkan TMMD perkuat nilai sosial dan kualitas bermasyarakat
10 February 2026 14:45 WIB
Polda tahan tersangka baru terkait kasus kekerasan terhadap polisi di Kendari
07 February 2026 17:19 WIB
Pemkot Kendari salurkan kartu BPJS Ketenagakerjaan ke 1.500 pekerja informal
14 January 2026 18:01 WIB