Sebanyak 400 Napi Lapas Baubau gelorakanMars BNN perangi lawan Narkoba
Jumat, 10 Februari 2023 15:47 WIB
Petugas Lapas bersama BNN Kota Baubau saat bersama ratusan nara pidana ikut mengelorakan Mars BNN di Baubau, Jumat (10/2/2023). Foto ANTARA/HO-BNN Baubau
Kendari (ANTARA) - Dengan suara lantang dan riang sebanyak 400 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Baubau, Sulawesi Tenggara, menggelorakan nyanyian mars BNN sebagai upaya mendukung program 'war on drugs' atau perang melawan narkoba.
"Kegiatan mendukung Indonesia bersih dari Narkoba tersebut merupakan wujud sinergi Lapas Baubau dengan BNN untuk memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI)," kata Konselor BNN Kota Baubau Sumartia dalam pernyataannya yang diterima, di Kendari, Jumat.
Ia menambahkan, tak sekedar nyanyian dalam mars BNN itu, tetapi juga mengandung banyak lirik edukasi yang mengajak seluruh warga untuk menghindari Narkoba.
Oleh karena ia berharap mars BNN yang digelorakan di Lapas Baubau dapat melekat dalam diri para napi dan pascabebas mereka tidak berurusan lagi dengan barang haram tersebut.
"Tentu kita inginkan warga binaan juga tau bahwa ternyata narkoba itu tidak baik, narkoba berbahaya, narkoba itu merusak otak, kalau otak sudah rusak tentu rusak semua , otomatis narkoba menjadi musuh negara termasuk masyarakat semua," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Keamanan dan Ketertiban Lapas Baubau, Burhanuddin menyebutkan warga binaannya menyambut baik mars BNN untuk dinyanyikan bersama, bahkan salah seroang napi di akhir lirik lagu itu membacakan puisi terkait narkoba.
Ia menjelaskan agar dapat menyanyi dengan benar, para napi Lapas Baubau melakukan latihan selama satu minggu, dan bukan hanya napi narkoba, namun semua warga binaan Lapas tersebut juga melibatkan diri.
"Alhamdulillah kami bisa melibatkan 400 napi, bahkan dengan petugas kami ikut mengejar rekor MURI, sekaligus edukasi kepada warga binaan Lapas Baubau," kata Burhanuddin.
"Kegiatan mendukung Indonesia bersih dari Narkoba tersebut merupakan wujud sinergi Lapas Baubau dengan BNN untuk memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI)," kata Konselor BNN Kota Baubau Sumartia dalam pernyataannya yang diterima, di Kendari, Jumat.
Ia menambahkan, tak sekedar nyanyian dalam mars BNN itu, tetapi juga mengandung banyak lirik edukasi yang mengajak seluruh warga untuk menghindari Narkoba.
Oleh karena ia berharap mars BNN yang digelorakan di Lapas Baubau dapat melekat dalam diri para napi dan pascabebas mereka tidak berurusan lagi dengan barang haram tersebut.
"Tentu kita inginkan warga binaan juga tau bahwa ternyata narkoba itu tidak baik, narkoba berbahaya, narkoba itu merusak otak, kalau otak sudah rusak tentu rusak semua , otomatis narkoba menjadi musuh negara termasuk masyarakat semua," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Keamanan dan Ketertiban Lapas Baubau, Burhanuddin menyebutkan warga binaannya menyambut baik mars BNN untuk dinyanyikan bersama, bahkan salah seroang napi di akhir lirik lagu itu membacakan puisi terkait narkoba.
Ia menjelaskan agar dapat menyanyi dengan benar, para napi Lapas Baubau melakukan latihan selama satu minggu, dan bukan hanya napi narkoba, namun semua warga binaan Lapas tersebut juga melibatkan diri.
"Alhamdulillah kami bisa melibatkan 400 napi, bahkan dengan petugas kami ikut mengejar rekor MURI, sekaligus edukasi kepada warga binaan Lapas Baubau," kata Burhanuddin.
Pewarta : Abdul Azis Senong
Editor : Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Hukum & Politik
Lihat Juga
Prabowo promosikan kerja sama pendidikan dan industri nedis ke perusahaan AS
19 February 2026 15:11 WIB
Paripurna DPR setujui kesimpulan Komisi III soal laporan terhadap Adies Kadir
19 February 2026 12:22 WIB
Polresta Kendari ringkus jaringan pencuri motor yang beraksi di 74 lokasi
18 February 2026 19:58 WIB
KPK ungkap uang suap importasi barang KW Rp5 M yang disita di Ciputat berasal dari rumah aman
18 February 2026 13:17 WIB
Kompolnas dorong Polri bongkar jejaring narkoba Kapolres Bima Kota nonaktif AKBP Didik
18 February 2026 11:03 WIB