Jakarta (ANTARA) - Memasuki 2022 pandemi COVID-19 rupanya tak segera berakhir, alih- alih berakhir justru kita harus menghadapi gelombang COVID-19 baru akibat mutasi dan munculah varian Omicron.

Varian omicron memang disebut sebagai varian yang lebih ringan gejala dan dampaknya bagi tubuh manusia namun penularannya rupanya lebih cepat sehingga tetap memiliki potensi bahaya yang harus diwaspadai.

Tercatat sehari sebelum menyambut hari kasih sayang saja ada penambahan kasus positif COVID-19 sebanyak 44.526 orang.

Kondisi COVID-19 yang mengganas ini tentunya harus ditanggulangi dengan tegas dan disiplin menjalankan protokol kesehatan mencuci tangan menjaga jarak, dan memakai masker.

Di samping itu, menjaga asupan nutrisi untuk imun tubuh juga penting agar potensi virus menginfeksi tubuh juga sangatlah minim.

Menjaga imun tubuh tetap terproduksi dengan baik lewat asupan nutrisi juga semakin penting untuk orang- orang yang terpapar COVID-19 agar proses pemulihan diri menjadi lebih cepat terjadi.



Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes., pakar nutrisi dan juga Ketua dari Indonesia Asosiasi Ahli Gizi Olahraga (ISNA) menyebutkan mendukung sistem imun tubuh yang baik tentunya akan membantu kesehatan khususnya dalam memerangi virus yang menginfeksi tubuh.

"Pada proses pertahanan tubuh dari adanya infeksi bakteri dan virus, sistem imunitas akan bekerja sama untuk mengenalinya dan memberikan respon segera. Sistem imunitas yang kuat akan memberikan respon yang baik yaitu dengan melakukan perlawanan terhadap infeksi bakteri dan virus hingga bakteri dan virus tersebut mati. Oleh karena itu, kita harus selalu membangun sistem imunitas yang kuat,” kata Dr. Rita Ramayulis dalam keterangan tertulisnya, Senin.

Nutrisi yang baik lewat konsumsi mineral, protein, dan vitamin serta cairan yang maksimal tentu bisa menjaga sistem tubuh.

Salah satunya seperti air kelapa yang mudah ditemui di Indonesia.

Selain memiliki manfaat menghidrasi, kelapa juga mengandung mineral sehingga dapat menjaga keseimbangan tubuh dengan lebih baik lagi.

"Cairan tubuh memiliki peran penting dalam memelihara membran sel yang bertugas melindungi semua organ tubuh, sebagai komponen utama dari sel-sel darah putih dan membantu penyerapan zat gizi serta mendistribusikannya ke seluruh sel yang membutuhkan. Sedangkan mineral mempunyai peran menjaga keseimbangan reaksi kimia di dalam tubuh. Oleh karena itu, kita harus memasukkan cairan lebih banyak saat terinfeksi, salah satunya adalah dengan mengonsumsi air kelapa yang juga mengandung mineral. Tubuh yang terhidrasi dengan baik dan bersama dengan konsumsi makanan yang seimbang akan akan lebih cepat pulih,” kata Rita.

Tidak hanya itu saja, rupanya air kelapa memiliki banyak manfaat lainnya yang positif dan memberikan keuntungan berganda bagi anda yang rutin mengonsumsinya.

Berikut beberapa fakta menarik mengenai air kelapa yang perlu anda ketahui.

Fakta menarik pertama adalah air kelapa rupanya menyediakan banyak nutrisi dan elektrolit yang membantu pemulihan pascainfeksi atau setelah berolahraga.

Dalam Tabel Komposisi Pangan Indonesia 2019, tercatat air kelapa berlimpah dalam kandungan elektrolit terutama kalium, juga terdapat kalsium, natrium dan magnesium.

Dalam satu cangkir atau 150 cc air kelapa terkandung energi total berjumlah 26 kkal, protein 0,3 gram, lemak 0,2 gram, karbohidrat 5,7 gram, kalsium 23 miligram, fosfor 12 miligram, zat besi 0,3 miligram, natrium 39 miligram, kalium 224 miligram, magnesium 9 miligram, dan tak ketinggalan vitamin C 15 miligram.

“Elektrolit seperti kalium, magnesium, natrium dan kalsium memiliki peran dalam sistem kekebalan dengan mendukung semua aktivitas sel-sel imunitas dalam melawan infeksi,” ujar Dr.Rita Ramayulis yang juga lulusan dari FKM UI.

Jadi, dalam keadaan sehat, apalagi sakit, atau di antaranya, kita perlu mendapatkan cukup elektrolit.

Faktanya, mencegah kekurangan elektrolit sangat penting untuk kesehatan sistem kekebalan tubuh yang baik.

“Elektrolit dalam air kelapa dapat membantu mengatur keseimbangan cairan, mencegah dehidrasi, dan bahkan memastikan fungsi otot yang tepat. Tentu saja, kita juga harus memastikan kecukupan karbohidrat dan protein pada saat terinfeksi. Selain itu, elektrolit ini juga baik juga dikonsumsi setelah berolahraga,” ungkap Rita.

Fakta kedua dari air kelapa yang menarik dan bermanfaat bagi tubuh adalah dapat mengurangi tekanan darah dan risiko stroke.

Pisang terkenal karena jumlah kalium atau potasiumnya yang tinggi, tetapi satu cangkir air kelapa bisa mengandung lebih banyak kalium daripada pisang berukuran sedang.

Penelitian menunjukkan bahwa diet kaya kalium dapat membantu mendukung kesehatan jantung dengan mengurangi tekanan darah dan bahkan melindungi terhadap stroke.

Melengkapi air kelapa dengan makanan kaya kalium lainnya dalam pola asupan nutrisi kita tentunya bisa bermanfaat untuk mendukung kesehatan jantung.

Air kelapa juga ternyata dapat mendukung pencernaan yang baik sehingga tubuh dapat melakukan metabolisme dengan maksimal.

Hal itu dapat terjadi berkat kandungan magnesium dan mineral di dalam air kelapa yang membantu menjaga segala sesuatunya tetap bergerak dan mencegah sembelit.

Selain itu karena berupa cairan, tentunya air kelapa dapat menghidrasi. Dr. Rita menyebutkan hidrasi yang memadai secara umum juga penting untuk membantu mengatur pergerakan usus.

Tidak hanya baik untuk pencernaan, rupanya air kelapa juga dapat mendukung imunitas tubuh untuk tetap terjaga berkat manfaat hidrasinya.

Jika kita tengah sakit atau terinfeksi virus termasuk COVID-19 tubuh bisa kehilangan sejumlah besar cairan saat kita demam, atau muntah dan diare.

Dr. Rita menyebut bahwa air kelapa dapat membantu status hidrasi dan menyeimbangkan elektrolit lebih baik daripada air biasa dalam skenario ini.

Pada beberapa varian air kelapa bahkan sudah mengandung vitamin C dan D yang dapat memberikan dukungan kekebalan yang lebih baik.

Selain itu, penting juga untuk memastikan tubuh terhidrasi dengan baik setelah melakukan vaksin, salah satunya bisa dilakukan dengan minum air kelapa.

Fakta menarik yang terakhir mengenai air kelapa adalah membantu manajemen berat badan.

Banyak orang salah mengira rasa haus sebagai rasa lapar, mendorong mereka makan dan minum- minuman manis berlebihan sehingga menyebabkan penambahan berat badan.

Meskipun air kelapa memiliki lebih banyak kalori daripada air biasa, namun secara substansial lebih rendah kalori daripada minuman lain seperti soda, jus ataupun minuman bergula lainnya.

Proses sederhana mengganti minuman manis dengan air kelapa dapat membantu kita mengurangi kalori selama seminggu.

Dengan fakta- fakta menarik itu, anda mungkin bisa mencoba secara rutin mengonsumsi air kelapa.

Namun perlu diingat, jangan hanya mengandalakan air kelapa untuk mencukupkan nutrisi bagi tubuh karena satu asupan gizi saja tidak cukup untuk kebutuhan tubuh.

Perhatikan juga standar "isi piringku" yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan sehingga tubuh anda bisa bekerja secara optimal menjaga kesehatan tubuh tetap bugar.
 

Pewarta : Livia Kristianti
Editor : Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2024