Kementerian BUMN menggelar pelatihan digital tingkatkan penjualan UMKM
Sabtu, 2 Oktober 2021 14:00 WIB
Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Arya Sinulingga (kanan) berbincang dengan salah satu pelaku UMKM saat pelatihan digital di Rumah BUMN, Jakarta Pusat, Jumat (1/10/2021). (ANTARA/HO-Kementerian BUMN)
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Badan Usaha Milik Daerah (BUMN) menggelar pelatihan digital marketing di Rumah BUMN di Jakarta Pusat, guna meningkatkan penjualan produk dari pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Salah satu pelaku UMKM di Rumah BUMN Jakarta Pusat, Miral mengatakan, setelah mengikuti pelatihan digital dirinya bisa meraup untung hingga Rp20 juta per bulan,
"Awalnya pada tahun 2010 modal saya hanya Rp500 ribu, kemudian saya tekuni dan lebarkan terus usaha saya ini menggunakan dana sendiri. Sampai akhirnya saya bergabung dengan BUMN menjadi Mitra Binaan BRI dan bisa mengikuti pameran di New York," kata Miral melalui keterangan tertulis, di Jakarta, Sabtu.
Salah satu pemilik UMKM minuman jus, Wiwiek, mengatakan, mendapatkan banyak manfaat dari pelatihan digital marketing di Rumah BUMN itu.
Wiwiek berharap, Rumah BUMN Jakarta Pusat terus melanjutkan program pelatihan untuk memajukan UMKM Indonesia sehingga berdampak lebih luas.
Sementara itu, Staf Khusus Menteri BUMN Erick Thohir, Arya Sinulingga, sempat mengunjungi Rumah BUMN Jakarta Pusat yang dikelola BRI, pada Jumat (1/10) kemarin.
Saat Rumah BUMN Jakarta Pusat menggelar pelatihan digital untuk UMKM, Arya Sinulingga, sempat berbincang dengan peserta.
Arya mengatakan, selama pandemi COVID-19, banyak penjualan produk UMKM yang menurun, tapi sangat terbantu dengan sistem daring (online).
"Dengan adanya pelatihan digital marketing untuk UMKM di Rumah BUMN dan mengaplikasikannya, mudah-mudahan UMKM bisa semakin berkembang," ujar Arya.
Rumah BUMN Jakarta Pusat memiliki UMKM Mitra Binaan dengan beragam usaha, dari industri pengolahan makanan hingga kerajinan tangan.
Salah satu pelaku UMKM di Rumah BUMN Jakarta Pusat, Miral mengatakan, setelah mengikuti pelatihan digital dirinya bisa meraup untung hingga Rp20 juta per bulan,
"Awalnya pada tahun 2010 modal saya hanya Rp500 ribu, kemudian saya tekuni dan lebarkan terus usaha saya ini menggunakan dana sendiri. Sampai akhirnya saya bergabung dengan BUMN menjadi Mitra Binaan BRI dan bisa mengikuti pameran di New York," kata Miral melalui keterangan tertulis, di Jakarta, Sabtu.
Salah satu pemilik UMKM minuman jus, Wiwiek, mengatakan, mendapatkan banyak manfaat dari pelatihan digital marketing di Rumah BUMN itu.
Wiwiek berharap, Rumah BUMN Jakarta Pusat terus melanjutkan program pelatihan untuk memajukan UMKM Indonesia sehingga berdampak lebih luas.
Sementara itu, Staf Khusus Menteri BUMN Erick Thohir, Arya Sinulingga, sempat mengunjungi Rumah BUMN Jakarta Pusat yang dikelola BRI, pada Jumat (1/10) kemarin.
Saat Rumah BUMN Jakarta Pusat menggelar pelatihan digital untuk UMKM, Arya Sinulingga, sempat berbincang dengan peserta.
Arya mengatakan, selama pandemi COVID-19, banyak penjualan produk UMKM yang menurun, tapi sangat terbantu dengan sistem daring (online).
"Dengan adanya pelatihan digital marketing untuk UMKM di Rumah BUMN dan mengaplikasikannya, mudah-mudahan UMKM bisa semakin berkembang," ujar Arya.
Rumah BUMN Jakarta Pusat memiliki UMKM Mitra Binaan dengan beragam usaha, dari industri pengolahan makanan hingga kerajinan tangan.
Pewarta : Taufik Ridwan
Editor : Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Istana gelar taklimat nasional, Presiden kumpulkan menteri hingga dirut BUMN
08 April 2026 13:57 WIB
Ekonomi kemarin, penerimaan negara Rp1727 triliun sampai soal BUMN dipangkas
05 February 2026 11:14 WIB
Komisi VI DPR dan Pemerintah setujui revisi UU BUMN, siap dibawa ke paripurna
26 September 2025 13:17 WIB
Panja RUU BUMN setujui revisi 84 pasal: Larangan rangkap jabatan hingga kesetaraan gender
26 September 2025 12:26 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Bulog Sultra salurkan 880 ribu liter Minyakita jaga stabilitas harga minyak di pasaran
20 April 2026 14:33 WIB