Jakarta (ANTARA) - Air kelapa adalah minuman dengan cita rasa lezat, menyegarkan dan bisa membantu mengatasi kekurangan cairan di dalam tubuh, tapi bukan berarti seluruh kebutuhan tubuh dalam sehari boleh didapatkan hanya situ.

Pakar farmakologi dari Universitas Indonesia
Prof. Dr. dr. Purwantyastuti, MSc, SpFK, mengingatkan untuk minum air kelapa secukupnya agar tubuh tidak kelebihan kalium.

“Sebenarnya tidak ada cara meminum secara khusus, tetapi mesti diingat bahwa meskipun berfungsi mengatasi dehidrasi, sebaiknya jangan sampai air kelapa digunakan untuk memenuhi seluruh kebutuhan air dalam sehari (8-10 gelas)," papar Purwantyastuti dalam pernyataan resmi,  Sabtu. 

Jika diminum tiap hari sebaiknya dibatasi secukupnya saja, seperti satu-dua gelas. Sebab, kandungan Kalium dapat menjadi masalah bila total Kalium di dalam tubuh kadarnya terlalu tinggi karena zat ini akan didapat juga dari makanan. Kalium yang terlalu tinggi dapat mengganggu fungsi jantung.

"Namun jangan khawatir, selama diminum tidak berlebihan, air kelapa tidak akan menimbulkan masalah kesehatan,” jelas dia.

Khasiat utama air kepala adalah mengatasi dehidrasi atau kekurangan cairan di dalam tubuh. Tubuh yang kekurangan cairan dengan sendirinya menjadi tidak sehat. Kekurangan cairan otomatis akan menimbulkan masalah pada reaksi-reaksi kimia di semua sistem tubuh, termasuk sistem imun.

"Rasanya yang lezat dan menyegarkan, membuat air kelapa mudah diminum orang yang sedang sakit, otomatis cairan tubuhnya kembali dan mendorong pemulihannya. Hal ini mungkin yang menyebabkan orang menghubungkan air kelapa dengan kekebalan tubuh,” ungkap Prof. Tuti.

Di dalam tubuh, air kelapa dan cairan tubuh lainnya menjadi bagian dari darah yang berfungsi membawa oksigen ke sel-sel tubuh, yang diperlukan sistem kekebalan dan sistem-sistem lainnya di dalam tubuh agar berfungsi dengan baik.

Selain itu, cairan yang cukup di dalam tubuh juga diperlukan agar sistem dalam tubuh dapat bekerja dengan baik dalam menghilangkan racun dari tubuh, jadi minum lebih banyak dapat membantu mencegah racun yang menumpuk dan berdampak negatif pada sistem tubuh termasuk sistem imun.

Jika kita mengalami dehidrasi, seluruh sistem tubuh akan terganggu. Konsumsi cairan yang cukup dan tepat, termasuk air kelapa, bersama dengan nutrisi dan tidur yang cukup, merupakan komponen penting yang diperlukan oleh sistem kekebalan tubuh yang sehat.

"Hal ini juga yang dipraktikkan di pengobatan tradisional. Pengobatan tradisional itu di setiap tempat dan di setiap negara penggunaannya mungkin berbeda-beda. Namun di beberapa tempat di Indonesia, yang saya tahu, ada kepercayaan untuk minum air kelapa pada saat diare. Praktik ini bisa tepat bila tujuannya memang mengganti cairan yang hilang," katanya.

"Lalu ada juga yang mengonsumsinya saat demam. Untuk apa? Salah satu cara menurunkan demam adalah rehidrasi atau mengembalikan cairan tubuh yang hilang. Jangan sampai orang demam berada dalam kondisi dehidrasi, karena dehidrasi sendiri akan memperparah demam. Jadi berdasarkan kearifan lokal, ternyata air kelapa digunakan manfaatnya untuk mengatasi dehidrasi,” papar Prof. Tuti.

Air kelapa merupakan minuman yang baik untuk memulihkan hidrasi dan mengisi kembali elektrolit yang hilang selama berolahraga. Elektrolit adalah mineral yang memainkan beberapa peran penting dalam tubuh Anda, termasuk menjaga keseimbangan cairan yang tepat. Beberapa elektrolit vital termasuk kalium, magnesium, natrium, dan kalsium yang semuanya merupakan kandungan air kelapa. Beberapa penelitian lainnya menemukan bahwa air kelapa mungkin lebih bermanfaat daripada minuman berenergi untuk mendapatkan cairan kembali setelah berolahraga.

Selain manis dan menghidrasi secara alami, air kelapa juga bisa melengkapi asupan beberapa nutrisi penting, termasuk mineral yang seringkali tidak dikonsumsi dalam kadar yang cukup. Lima persen dari kandungan air kelapa merupakan sumber alami dari beberapa mineral penting.

Air kelapa isinya tentu tidak sama antara satu butir dengan lainnya, tetapi rata-rata isinya dapat diperkirakan sekitar 100 cc. Untuk per gelas 200 cc, umumnya kandungannya berisi karbohidrat sekitar 7.5 gram/gelas, sedikit protein yaitu sekitar 1.5 - 2 gram/gelas dan sedikit lemak hanya 0.5 gram/gelas. Jumlah kandungan energinya 20-30 Kcal/100 cc atau 40-60 Kcal/gelas.
 

Pewarta : Nanien Yuniar
Editor : Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2024