Baubau (ANTARA) - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau Pelni (Persero) Cabang Baubau, Sulawesi Tenggara mengizinkan calon penumpang, khususnya anak berusia di bawah 12 tahun, melakukan perjalanan menggunakan armada milik perusahaan BUMN itu.

Sebelumnya anak di bawah 12 tahun tidak diperkenankan melakukan perjalanan dalam negeri antarbatas wilayah administrasi provinsi/kabupaten/kota berdasarkan Surat Edaran Satgas Pusat Nomor 17 Tahun 2021.

"Kebetulan hari ini (25/8) kita mendapat Surat Edaran Wali Kota Baubau Nomor 14/SE/2021 tentang Perubahan Kedua Addendum Surat Edaran Nomor 11 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Dalam Rangka Pengendalian dan Pencegahan COVID-19," ujar Kepala PT Pelni Cabang Baubau, Juni Samsuddin Sitorus, di Baubau, Rabu.

Dalam surat edaran itu disebutkan pada diktum 20B perjalanan orang yang menggunakan transportasi umum kapal laut Pelni dari Kota Baubau ke daerah lain yang berkriteria PPKM level 4 dan level 3 wajib menunjukkan beberapa persyaratan.

Pada diktum 20C disebutkan pelaku perjalanan anak berusia di bawah 12 tahun untuk sementara waktu diperkenankan melakukan perjalanan dengan menggunakan transportasi umum jarak jauh (pesawat udara, kapal laut).

"Jadi bagi anak yang berusia di bawah 12 tahun sebagaimana disebutkan dalam huruf b, c, dan d wajib dibuktikan dengan surat keterangan yang dikeluarkan oleh Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Baubau," terangnya.

Sitorus mengatakan pelaku perjalanan transportasi jarak jauh, khususnya kapal Pelni, wajib memenuhi ketentuan yang mana salah satunya anak-anak di bawah 12 tahun wajib dibuktikan dengan surat keterangan yang dikeluarkan oleh Satgas Penanganan COVID-19 Kota Baubau.

"Jadi kami sampaikan kepada seluruh calon penumpang khususnya kapal Pelni, dengan adanya surat edaran yang baru ini sudah diizinkan sementara untuk membawa anaknya melakukan perjalanan dengan dibuktikan surat keterangan yang dikeluarkan oleh Satgas COVID-19 Baubau," ujarnya.

Meski begitu, kata dia, penerapan protokol kesehatan bagi seluruh calon penumpang yang akan bepergian menggunakan moda transportasi kapal Pelni tetap harus dipatuhi, minimal memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan guna memutus penyebaran wabah COVID-19.

"Kami terus mengimbau calon penumpang baik yang akan membeli tiket maupun di atas kapal untuk tetap menerapkan protokol kesehatan demi menjaga kesehatan bersama-sama," ujar dia.

Di samping itu, ia juga mengimbau calon pengguna jasa transportasi kapal milik BUMN tersebut agar menghindari pembelian tiket melalui perantara atau calo.

Pewarta : Yusran
Editor : Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2024